NUSANTARA1.ID – Bak Pemandian Potanga, salah satu objek wisata legendaris di Kota Gorontalo, sudah tidak difungsikan dan terbengkalai sejak 2022.
Kondisi fasilitas yang rusak ditambah berkurangnya debit mata air membuat kawasan wisata ini harus menutup keran pendapatan untuk daerah.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Gorontalo, Zamroni Agus, mengungkapkan pengelolaan terakhir dilakukan oleh pihak ketiga.
Namun, karena jumlah pengunjung terus menurun, pengelola akhirnya mundur dan tidak lagi melanjutkan bisnis itu.
“Sejak 2022 Potanga sudah tidak difungsikan. Debit airnya sudah jauh berkurang, berbeda dengan masa kejayaannya dulu,” ujar Zamroni saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 2 Oktober 2025.
Zamroni menjelaskan, saat ini pemerintah kota hanya bisa menyiapkan biaya pemeliharaan dan pembersihan agar kawasan tidak menjadi semak belukar.
Mengingat, untuk memulihkan kembali objek wisata yang ikonik ini, dibutuhkan investasi besar.
“Kalau dikelola pemerintah tentu anggarannya besar. Karena itu, kami menyiapkan rencana menawarkan ke investor. Nantinya bisa tetap difungsikan sebagai pemandian atau dikembangkan lebih jauh, misalnya ada cottage atau resto. Semua tergantung konsep dari investor,” jelas Zamroni.
Menurutnya, Bak Potanga yang sudah berusia puluhan tahun memang memiliki nilai sejarah.
Namun, tanpa perbaikan menyeluruh, sulit bagi objek wisata ini kembali menarik pengunjung.
Kini, Pemerintah Kota Gorontalo tengah mengkaji apakah debit air bisa dikembalikan seperti semula.
Jika tidak memungkinkan, alternatif fungsi lain akan dipertimbangkan, misalnya kolam pemancingan atau destinasi wisata lain berdasarkan kesepakatan dengan investor.
“Rencana penawaran ke investor sudah kami bahas di internal. Kami harap ada win-win solution, di mana aset pemerintah kembali berfungsi dan investor bisa mengembangkan kawasan dengan baik,” pungkas Zamroni. (*)
![Potanga Keterangan: Bak Pemandian Potanga, Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. [foto:fikar/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/10/Potanga.jpg)
![007 DWP Bone Bolango Ketua DWP Bone Bolango, Nurliana Iwan Mustapa saat menghadiri pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/onal/prokopim]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-DWP-Bone-Bolango-200x112.jpg)
![007 Tonny Terima Bendera Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menerima bendera Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-Tonny-Terima-Bendera-200x112.png)
![Pendaki Bawakaraeng Proses evakuasi 8 pendaki Gunung Bawakaraeng oleh Tim SAR gabungan. [foto;dok/basarnas makasssar]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Pendaki-Bawakaraeng-200x112.png)
![006 Irup Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Irup-Ismet-Mile-200x112.jpeg)
![006 Sofyan Irup Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT Proklamasi. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Sofyan-Irup-200x112.jpg)


