NUSANTARA1.ID – Salah satu kebanggaan masyarakat Gorontalo yakni dengan hadirnya Gorontalo Outer Ring Road (GORR). Jalan ini mempersingkat jarak tempuh ketika warga Kota Gorontalo dan Bone Bolango hendak ke wilayah Isimu, Kabupaten Gorontalo. Alasannya karena terhindar kemacetan di wilayah Limboto.
Hanya saja, pengguna jalan atau warga sekitar terganggu dengan adanya beberapa titik yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah. Selain menimbulkan bau tak sedap, sampah-sampah berserakan itu, tak elok dipandang.
Kondisi itu memantik reaksi dari pemerintah setempat. Kepada Nusantara1.id, Kepala Desa (Kades) Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Emi Abdullah Harun, mengungkapkan kekesalannya terhadap perilaku oknum masyarakat dari luar desa yang kerap membuang sampah sembarangan di pinggir jalan desa, tepatnya di kawasan GORR.

Meski berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah desa bersama warga setempat, termasuk kerja bakti rutin hingga pemasangan spanduk larangan membuang sampah, tindakan tersebut tetap tidak diindahkan.
“Sudah sering kami bersihkan, bahkan melibatkan Polsek dan Koramil dalam kerja bakti. Tapi baru dua hari bersih, sudah ada lagi yang buang. Spanduk larangan juga pernah kami pasang, tapi tetap tidak digubris,” ujar Emi saat ditemui pada Rabu (16/4).
Ia menjelaskan, sampah-sampah tersebut umumnya berasal dari pengendara yang membawa dalam kantong plastik dan sengaja membuangnya saat melintas, biasanya pada malam hari atau subuh.
Emi menegaskan bahwa warga yang tinggal di perumahan sekitar tidak terlibat dalam aksi tersebut. Mereka telah memiliki layanan pengangkutan sampah mandiri dengan biaya retribusi sebesar Rp 30 ribu per bulan.
“Kami berharap ada kesadaran dari masyarakat luar desa untuk tidak menjadikan Dumati sebagai tempat pembuangan sampah. Ini soal tanggung jawab bersama menjaga lingkungan,” tegasnya.
Pemerintah Desa Dumati berencana untuk menambah papan peringatan dan mempertimbangkan langkah hukum jika aksi pembuangan sampah liar ini terus berlanjut. (*)
![Sampah 1 Sampah berserakan di kawasan GORR. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/Sampah-1.jpg)
![Kereta Ilustrasi. Penumpang kereta api dalam sebuah perjalanan [foto:dok/rasika]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Kereta-200x112.png)

![Jaah Haji Ilustrasi. Seorang Jamaah Haji asal Indonesia ditemukan meninggal yang mana sebelumnya dikabarkan hilang [foto:dok/bpkh]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Jaah-Haji-200x112.jpg)
![018 Padi Organik Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat melakukan penanaman padi organik di lahan Gapoktan Buhuta Sejahtera Olami, Desa Huntu Utara, Bulango Selatan, Kamis 21 Mei 2026 [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/018-Padi-Organik-200x112.jpeg)



