NUSANTARA1.ID – Pemkot Gorontalo telah membanderol Rp 1 juta per lapak di Pasar Senggol pada tahun ini. Selain itu, juga telah menetapkan sewa parkir bagi pengunjung Pasar Senggol.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo, Haryono Suronoto, setelah dilakukan pengukuran lahan dan untuk segera dibangun.
“Kalau ukuran setiap lapak itu sesuai kesepakatan kita di rapat, 4 x 4 meter,” jelas Haryono Suronoto.
Kemudian, tarif yang akan dikenakan bagi setiap penyewa juga telah ditentukan oleh Pemerintah Kota Gorontalo, dengan besaran Rp 1 juta per lapaknya.
Akan tetapi, untuk jumlah lapak dan jadwal dibukanya Pasar Senggol ini belum dapat dipastikan.
Tak hanya itu, demi menjaga ketertiban di area Pasar Senggol, lahan dan besaran biaya parkir juga turut menjadi perhatian.
“Rencananya itu ada 12 titik untuk lahan parkir. Sesuai dengan Perda itu untuk kendaraan roda dua sebesar Rp 3 ribu rupiah dan roda empat Rp 5 ribu,” ujarnya.
Ia juga mengimbau agar setiap lahan parkir itu tidak menaikkan tarif yang sudah ditetapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pemerintah Kota Gorontalo telah melakukan pengukuran pada lokasi yang akan dijadilan Pasar Senggol, Kamis (6/3) dini hari. (**)
![Kadis Perindag Kota Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo, Haryono Suronoto. [foto:fikar buntuan/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/03/Kadis-Perindag-Kota.jpg)

![018 Padi Organik Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat melakukan penanaman padi organik di lahan Gapoktan Buhuta Sejahtera Olami, Desa Huntu Utara, Bulango Selatan, Kamis 21 Mei 2026 [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/018-Padi-Organik-200x112.jpeg)


![017 Pangan Ratusan warga memadati BPU Tapa, Kamis 21 Mei 2026, untuk berburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam GPM yang digelar Pemda Bone Bolango [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/017-Pangan-200x112.jpeg)


