Kejari-Pemkab Gorontalo Berkolaborasi Salurkan 19 Ribu Paket Pangan Subsidi 

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bahan pokok bersubsidi kepada masyarakat Kecamatan Limboto. [foto:juna/nusantara1]
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bahan pokok bersubsidi kepada masyarakat Kecamatan Limboto. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memulai distribusi 19 ribu paket bahan pokok bersubsidi melalui Program Pasar Murah Bersubsidi (PARAS ST) yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Selasa 3 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengatakan pelaksanaan pasar murah di lingkungan Kejaksaan merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam memastikan intervensi harga berjalan akuntabel dan tepat sasaran.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Pemerintah hadir untuk memastikan harga tetap terkendali dan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar Sofyan.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, stabilitas harga pangan menjadi prioritas daerah setiap memasuki momentum hari besar keagamaan karena lonjakan permintaan kerap memicu kenaikan harga di pasaran.

Program PARAS ST tahun ini menyasar 19 kecamatan dengan total 19.000 paket. Setiap paket berisi beras, bawang merah, cabai rawit, dan minyak goreng komoditas yang paling rentan mengalami fluktuasi harga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku, menjelaskan nilai satu paket di harga pasar mencapai Rp134.500. Namun melalui subsidi pemerintah daerah, masyarakat cukup menebusnya seharga Rp60.000.

“Subsidi yang diberikan sebesar Rp74.500 per paket atau lebih dari separuh harga normal. Ini langkah konkret untuk menjaga daya beli warga,” jelas Viktor.

Untuk memastikan ketersediaan stok, Pemkab turut menggandeng jaringan ritel nasional seperti Alfamart dan Indomaret, serta distributor sektor pangan lainnya.

Pemkab Gorontalo berharap distribusi paket bersubsidi ini dapat meredam gejolak harga hingga menjelang Idulfitri serta memperkuat stabilitas ekonomi masyarakat di tengah dinamika pasar Ramadan. (*)

Pos terkait