NUSANTARA1.ID – Pelanggaran lalu lintas di Kota Gorontalo tercatat didominasi pengendara pelajar. Fenomena ini menjadi perhatian serius Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo Kota.
Hal ini diungkap oleh Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Mutiara Puspitasari Hartono Jumat, 9 Oktober 2025.
menegaskan, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah tidak menggunakan helm, kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) aktif, hingga pengendara di bawah umur.
“Rata-rata anak-anak sekolah, terutama pelajar SMA, masih sering melintas di jalan raya tanpa helm. Bahkan banyak yang belum cukup umur sudah membawa motor,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan terus dilakukan. Polisi tidak hanya melakukan patroli rutin pagi, siang, dan malam, tetapi juga masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi tentang keselamatan berkendara.
“Unit Kamsel kami intens masuk ke sekolah, terutama SMA, karena memang di kalangan pelajar ini yang paling banyak melakukan pelanggaran lalu lintas,” jelasnya.
Terkait dengan wacana razia di depan sekolah, pihaknya masih melakukan evaluasi agar mekanismenya tepat dan tidak kontra produktif.
“Kalau ada sistem yang perlu diperbaiki, akan kita benahi. Intinya tetap mengedepankan keselamatan,” katanya.
Selain menyasar pelajar, Satlantas juga mengaktifkan sejumlah pos polisi di titik padat lalu lintas, mulai dari kawasan McDonald, perempatan Makro, Bundaran HI, hingga sekitar Bank Mandiri.
Anggota ditempatkan siang hingga malam agar cepat merespons jika terjadi kemacetan atau pelanggaran.
Namun, polisi menilai tanggung jawab utama justru ada pada orang tua. Kasat Lantas mengingatkan agar tidak sembarangan memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang masih di bawah umur.
“Imbauan kami, sayangi anak-anak Anda. Jangan sampai motor yang diberikan justru menjadi penyebab kecelakaan. Kalau itu terjadi, artinya orang tua yang ikut bertanggung jawab,” tegasnya.
![Kasatlantas Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Mutiara Puspitasari Hartono Kamis, 9 Oktober 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-11.42.35-e1760157311936.jpeg)

![008 POsyandu Bonbol Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Mile (duduk sebelah kiri) bersama Bupati Bone Bolango, Ismet Mile (duduk sebelah kanan) dalam sebuah kegiatan Posyandu belum lama ini. [foto:dok/istimewa]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/008-POsyandu-Bonbol-200x112.jpg)
![007 DWP Bone Bolango Ketua DWP Bone Bolango, Nurliana Iwan Mustapa saat menghadiri pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/onal/prokopim]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-DWP-Bone-Bolango-200x112.jpg)
![007 Tonny Terima Bendera Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menerima bendera Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-Tonny-Terima-Bendera-200x112.png)
![Pendaki Bawakaraeng Proses evakuasi 8 pendaki Gunung Bawakaraeng oleh Tim SAR gabungan. [foto;dok/basarnas makasssar]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Pendaki-Bawakaraeng-200x112.png)
![006 Irup Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Irup-Ismet-Mile-200x112.jpeg)

