NUSANTARA1.ID – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Bano mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh kawula muda Desa Puncak yang menyelenggarakan Festival Budaya dan Agama. Kegiatan ini bekerjasama dengan mahasiswa yang melaksanakan, Kuliah Kerja Sosial-Tematik (KKS-T), Mahasiswa IAIN Gorontalo.
“Kegiatan ini patut diapresiasi, karena bukan saja kegiatan seni dan budaya tetapi juga religi,” ungkap Syarifudin saat menutup kegiatan di Desa Puncak, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Senin (20/3).
Ia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Kuliah Kerja Sosial-Tematik (KKS-T), Mahasiswa IAIN Gorontalo tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang interaksi sosial, budaya serta ekonomi di lingkungan masyarakat.
“Ini patut diapresiasi, langkah yang dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa dan remaja di Desa Puncak,” tutur Syarifudin.
Ia menambahkan, kegiatan yang berlangsung selama satu Minggu tersebut ditutup dengan halal bihalal di Desa Puncak.
“Selain menggali kreatifitas seni budaya dan agama juga menyatukan masyarakat dan saling memaafkan menjadi suasana yang indah,” katanya.
Lebih lanjut Syarifudin mengatakan, meraih kemenangan pada kegiatan adalah hal terakhir, namun memupuk kepercayaan diri seseorang serta melatih keberanian menjadi hal nomor satu.
“Melatih bakat, keberanian dari anak menjadi hal yang paling penting pada kegiatan tersebut, karena merekalah yang akan melanjutkan apa yang saat ini telah kita lakukan,” kuncinya. (*)


![018 Padi Organik Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat melakukan penanaman padi organik di lahan Gapoktan Buhuta Sejahtera Olami, Desa Huntu Utara, Bulango Selatan, Kamis 21 Mei 2026 [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/018-Padi-Organik-200x112.jpeg)


![017 Pangan Ratusan warga memadati BPU Tapa, Kamis 21 Mei 2026, untuk berburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam GPM yang digelar Pemda Bone Bolango [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/017-Pangan-200x112.jpeg)


