NUSANTARA1.ID – Kehadiran PT. Lebuni di Desa Bukit Tingki, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato ternyata berdampak positif bagi warga sekitar sekaligus menopang perputaran ekonomi di Pohuwato. Buktinya selama ini ratusan warga terakomodir menjadi bagian dari perusahaan tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, PT. Lebuni merupakan perusahaan perkebunan kelapa yang hadir sejak 1970. Sejak 2019, lahan tersebut digunakan untuk tumpang sari jagung yang melibatkan ratusan pekerja dari warga sekitar.
Karyawan dari Pimpro hingga pekerja lepas, semua masyarakat sekitar dari beberapa kecamatan. Data yang diperoleh, karyawan berasal dari Kecamatan Lemito, Popayato Timur, Popayato, Popayato Barat.
Jumlah warga yang bekerja di PT. Lebuni sebanyak 178 orang yang terdiri dari 28 orang karyawan tetap dan 150 orang pekerja lepas. Selain itu, ada juga warga yang datang sesuai musim seperti saat panen jagung tiba yang mana pemberdayaan ibu rumah tangga dan keluarga pekerja. Sehingga setiap kepala keluarga (KK) dapat memperoleh penghasilan tambahan. Jumlahnya bisa sampai 50 hingga 100 orang.
“Cukup banyak warga yang menggantungkan hidupnya di PT. Lebuni. Ini dapat dilihat dengan adanya perputaran ekonomi di desa sekitar perusahaan ini,” kata Erwin Daud, salah seorang karyawan PT. Lebuni.
Bukan hanya dari segi perekrutan karyawan yang melibatkan warga sekitar, PT. Lebuni juga Kotoran Hewan (Kohe) kambing dari peternak lokal. Kohe Kambing bertujuan sebagai pupuk untuk tanaman jagung (tumpang sari).
“Intinya, kami sangat berterima kasih kepada PT. Lebuni yang mengakomodir masyarakat sekitar untuk mendapat pekerjaan,” kuncinya. (*)


![003 Kejari Penyerahan kendaraan dinas secara simbolis oleh Kejari ke Bupati Bone Bolango, Ismet Mile [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/003-Kejari-200x112.jpg)



![Desmont Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Desmont-200x112.jpg)

