NUSANTARA1.ID – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea nampaknya geram dengan informasi tentang pelayanan Puskesmas Sipatana yang kurang maksimal.
Tak pelak lagi, Adhan Dambea meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan, Kota Gorontalo untuk menonjobkan Kepala Puskesmas Sipatana, Rita Bambang.
Beberapa hari lalu, warga Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Sipatana mengeluhkan pelayanan di Puskesmas Sipatana.
“Kejadian di Molosipat U, Kepala Puskesmas tidak menyiapkan mobil (ambulans) makanya saya suruh nonjob-kan orangnya karena kita tidak ingin seperti itu,” ujar Adhan Dambea kepada awak media, Ahad 23 November 2025.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, keluarga pasien Havid S. Duto menyesalkan ketidaksiapan ambulans Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo saat menangani kondisi gawat darurat, Senin 17 November 2025.
Pasien yang mengalami sesak napas berat itu meninggal setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Aloei Saboe.
Keluarga korban, Risnawati Duto, menjelaskan bahwa sejak siang salah satu anggota keluarga yang bekerja sebagai tenaga kesehatan telah menghubungi sopir ambulans untuk meminta bantuan evakuasi.
Namun sopir menyampaikan bahwa dirinya sedang berada di Dinas Kesehatan dan ikut pertandingan bola voli sehingga tidak dapat menjemput pasien. Keluarga menunggu sekitar 20 menit, namun ambulans tidak kunjung datang. Kondisi pasien semakin memburuk hingga kesulitan bernapas.
Karena respons tidak kunjung diterima, keluarga kemudian menghubungi Kepala Puskesmas Sipatana untuk meminta bantuan penggunaan ambulans.
Namun menurut Risnawati, kepala puskesmas menyampaikan bahwa kedua sopir Puskesmas sedang bertanding voli sehingga ambulans tidak bisa dioperasikan. Padahal keluarga menilai pasien membutuhkan evakuasi cepat karena membutuhkan oksigen yang tersedia di ambulans.
Dalam kondisi terdesak, keluarga akhirnya memutuskan memesan transportasi online untuk membawa pasien ke RSUD Aloei Saboe. Perjalanan sempat terhambat kemacetan akibat pekerjaan jalan hingga sekitar 10 menit.
Setibanya di rumah sakit, pasien masih mendapat pertolongan medis dan dipasang alat bantu napas, namun akhirnya meninggal dunia setelah Magrib. (*)
![Adhan Dambea Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. [foto:fikar/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/07/Adhan-Dambea.jpg)

![007nFGD FGD terkait hasil pengumpulan data kegiatan endline survey proyek The Development of Integrated Farming System in Upland Area [foto:/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007nFGD-200x112.jpg)


![Sugondo Makmur Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sugondo-Makmur-200x112.jpg)


