NUSANTARA1.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan bahwa Hulonthalo Art & Craft Festival (HACF) 2025, bukan sekadar ajang hiburan. Namun menjadi wadah untuk mempromosikan produk lokal agar semakil dikenal.
Penegasan itu disampaikan saat meninjau gelaran Festival Kuliner Jelajah Rasa Nusantara yang berlangsung di Gorontalo Convention Center (GCC) pada Senin malam, 29 September 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Idah Syahidah menyempatkan diri berinteraksi dengan para pelaku UMKM dan melihat berbagai produk kuliner yang dipamerkan, mulai dari makanan khas daerah hingga camilan modern yang menjadi unggulan.
Festival kuliner ini menjadi bagian dari rangkaian Hulonthalo Art & Craft Festival (HACF) 2025, yang bertujuan mendorong pengembangan UMKM dan memperkenalkan cita rasa khas Nusantara kepada masyarakat luas.
Idah Syahidah mengapresiasi kehadiran pelaku usaha lokal yang terus berinovasi mempromosikan produk kuliner daerah. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana efektif untuk mengangkat potensi ekonomi kreatif di Gorontalo.
“Festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk mengangkat produk lokal agar semakin dikenal. Saya bangga melihat semangat para UMKM yang hadir di sini,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, pengunjung yang hadir pada Senin malam terlihat antusias menjelajahi berbagai stand kuliner. Banyak yang memanfaatkan kesempatan untuk mencicipi hidangan di tempat maupun membeli untuk dibawa pulang. (*)

![Nadiem Makarim Pengadilan Tinggi Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim. [foto:dok/sinpo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Nadiem-Makarim-200x112.jpeg)

![Bupati Bolmut Bupati Bolmut, Sirajudin Lasena mengenakan rompi KPK usai ditetapkan sebagai tersangka. [foto:dok/RMOL/Jamaludin]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Bupati-Bolmut-200x112.jpg)
![MBG Ilustrasi. P2G meminta guru dan siswa tak makan MBG, dan mendesak program tersebut dihentikan. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/MBG-200x112.png)
![IKN Ilustrasi. Kejagung kawal pembangunan jalan senilai Rp 3,986 Triliun. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/IKN-200x112.jpg)

