NUSANTARA1.ID – Menyikapi kasus Alm. Muhammad Jeksen yang meninggal saat Diksar Mapala, pihak Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyiapkan sanksi.
Penegasan ini disampaikan Rektor UNG, Eduart Wolok melalui konferensi pers yang digelar Selasa 23 September 2025.
Menurutnya, akan akan memberikan sanksi akademik dan administratif bagi mahasiswa maupun organisasi yang terlibat dalam kegiatan Diksar Mapala tersebut.
Eduart Wolok menyebutkan bentuk sanksi bisa berjenjang sesuai dengan hasil temuan dan evaluasi.
“Sanksi pasti ada. Mulai dari administratif, skorsing, hingga yang paling berat bisa sampai pemecatan atau drop out kalau memang ditemukan pelanggaran berat,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga menyoroti tentang sanksi organisasi. Ia menegaskan organisasi mahasiswa yang melanggar juga bisa terancam dibekukan.
“Kalau memang dalam pertimbangan dan evaluasi yang tadi telah disampaikan, kemudian organisasi juga dilihat perlu untuk ditindak, maka sanksi terberat akan dibekukan,” tegas Eduart.
![Rektor UNG, Eduart Wolok saat bertemu dengan sejumlah kawan Alm. Muhammad Jensen, Selasa , 23 September 2025. [foto:fikar/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Mahasiswa5-200x112.jpg)
“Sanksi bukan sekadar hukuman, tapi juga pembelajaran untuk semua mahasiswa,” tutupnya.
Hal lain yang terungkap dalam konferensi pers tersebut, yakni Diksar yang diikuti Alm. Muhammad Jackson, berlangsung tanpa izin kampus.
“Kegiatan yang diketahui dilaksanakan 18 sampai 21 September itu tidak ada izin dari fakultas maupun universitas. Padahal sejak awal, kampus sudah melarang aktivitas mahasiswa di luar kampus, apalagi yang bersifat pengkaderan,” ungkap Eduart.
Ia menambahkan, pelanggaran tersebut tidak bisa dianggap sepele. Mengingat, izin dari pihak kampus merupakan landasan utama dalam pelaksanaan kegiatan.
“Kalau tidak ada izin, itu artinya kampus tidak memberikan tanggung jawab secara kelembagaan. Tapi karena ini melibatkan mahasiswa UNG, kami tetap hadir dan mengambil peran,” ujarnya.
Eduart juga menegaskan jajaran fakultas yang menaungi organisasi mahasiswa tersebut akan dimintai keterangan.
“Kalau sudah jelas melanggar, pasti ada tindak lanjut tegas,” pungkasnya. (*)
![Mahasiswa4 Rektor UNG, Eduart Wolok saat memberikan keterangan pers, Selasa, 23 September 2025. [fikar/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Mahasiswa4-1.jpg)
![TNI Buru Pelaku Koops TNI Habema memburu kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak terduga pelaku penembakan pilot serta pembakaran pesawat AMA Air di Yahukimo. [foto:dok/istimewa]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/TNI-Buru-Pelaku-200x112.jpeg)
![Razman Razman Arif Nasution resmi ditahan di Lapas Kelas I Cipinang pada Kamis 25 Juni 2026. [foto:dok/lapascipinang]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Razman-200x112.jpg)
![Taufik Hidayat Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (30) pelaku penyekapan dan penganiayaan kekasihnya YTR. [foto:dok/bbc]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Taufik-Hidayat-200x112.png)
![Koperasi MP Ilustrasi. Sebanyak lima orang peserta Latsarmil KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 meninggal dunia. [foto;dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Koperasi-MP-200x112.png)
![Motor BGN BGN telah mengadakan 25 ribu unit motor trail listrik [foto:dok/riau1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Motor-BGN-200x112.jpg)


