Target Rusli Habibie, Listrik Ribuan Rumah Menyala pada Desember 2025

Anggota DPR RI, Rusli Habibie target pada Desember 2025, ribuan rumah akan dialiri listrik. [foto:ist/humas]
Anggota DPR RI, Rusli Habibie target pada Desember 2025, ribuan rumah akan dialiri listrik. [foto:ist/humas]

NUSANTARA1.ID – Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gorontalo, Rusli Habibie tak henti-henti memenuhi apa yang dibutuhkan masyarakat. 

Buktinya, anggota Komisi XII DPR RI ini, targetkan listrik menyala pada 3.263 rumah tangga se-Provinsi Gorontalo pada November -Desember 2025.

“Usulan masyarakat untuk mendapatkan listrik gratis, sudah disampaikan ke Kementerian ESDM. Program aspirasi BPBL listrik ini, saya harapkan sudah bisa menyala semua pada Desember 2025,” kata Rusli Habibie di Jakarta, pada Senin 22 September 2025.

Bacaan Lainnya

Melanjutkan keterangan terkait program ini, Tenaga Ahli Anggota Komisi XII DPR RI, Muhamad Nur Mekah, menjelaskan, saat ini ada 3.263 data rumah tangga yang masuk sebagai ajuan aspirasi ke Rusli Habibie. Data tersebut, sudah disampaikan ke Kementerian ESDM untuk dilakukan verifikasi dokumen terlebih dahulu.

“Selanjutnya akan dilakukan verifikasi lapangan oleh PLN sebagai pihak yang ditunjuk oleh Kementerian ESDM. Mengingat banyaknya data yang masuk, dan wilayah Provinsi Gorontalo yang luas, diperkirakan proses verifikasi lapangan akan berlangsung selama bulan Oktober nanti,” kata Muhamad Nur Mekah.

Proses verifikasi tersebut, menurut Nur Mekah, akan terjadi seleksi penerimaan bantuan berdasarkan hasil aktual lapangan. Karena bantuan program ini ditujukan kepada masyarakat tidak mampu, maka akan dilihat kondisi fisik rumah, ketersediaan jaringan listrik di wilayah tersebut  dan belum terdaftar sebagai pelanggan PLN.  Sehingga bantuan ini tepat sasaran.

“Nantinya diharapkan pada November-Desember 2025, diharapkan rumah-rumah yang mengajukan sudah menyala listriknya. Kita berharap semua data yang masuk bisa lolos verifikasi lapangan,” tutur Nur Mekah.

Selain itu menurutnya, program ini adalah perjuangan Rusli Habibie sebagai anggota Komisi XII dalam melobi Kementerian ESDM. Pasalnya, pada tahap awal, Provinsi Gorontalo hanya mendapatkan kuota 500 titik rumah.

Namun berkat kepiawaian lobi Rusli Habibie, akhirnya didapatkan kuota hingga 2.500  dan diberikan lagi penambahan kuota pengajuan berdasarkan data yang masuk.

“Ini adalah perjuangan pak Rusli Habibie sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian ESDM. Ada lebih dari 3.263 aspirasi yang kami terima hingga batas akhir pengajuan. Malah masih ada data yang terus masuk, namun kami memohon maaf karena batas waktu pengumpulan dan penyampaian data ke Kementerian ESDM, belum bisa kami terima semua tahun ini,” kuncinya. (*)

Pos terkait