Korban Hanyut di Jembatan Jodoh Ditemukan Tak Bernyawa di Muara Sungai

Korban saat dievakuasi tim SAR gabungan dari lokasi ditemukannya korban, Muhammad Arya Husain, Rabu sore, 20 Agustus 2025. [foto: istimewa]
Korban saat dievakuasi tim SAR gabungan dari lokasi ditemukannya korban, Muhammad Arya Husain, Rabu sore, 20 Agustus 2025. [foto: istimewa]

NUSANTARA1.ID – Setelah lebih dari sehari dilakukan pencarian, Muhammad Arya Husain (14), remaja yang hanyut di sekitar Jembatan Jodoh, Kelurahan Dungingi, akhirnya ditemukan pada Rabu sore, 20 Agustus 2025, sekitar pukul 17.30 Wita.

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sekitar muara Sungai Bulango yang terhubung langsung ke laut, tepatnya di kawasan Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo.

Diketahui, korban pertama kali dilihat oleh warga dan tim SAR gabungan setempat yang kebetulan memantau dari sekitar lokasi.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfrimasi, Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto, membenarkan adanya kabar tersebut.

“Iya benar tadi ditemukan di bantaran sungai sore hari sekitar pukul 17.30 Wita, dengan jarak sekitar 3.52 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan, dengan keadaan meninggal dunia,” ungkap dia.

Setelah dievakuasi, jasad Arya langsung dibawa ke rumah duka di Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan penemuan ini, mengakhiri proses pencarian panjang tim SAR gabungan, sejak Arya dilaporkan hanyut pada Selasa sore, 19 Agustus 2025.

“Iya, operasi kami nyatakan ditutup, usai menyerahkan korban ke keluarga,” ujar dia.

Di rumah duka, suasana haru menyelimuti orang tua, keluarga dan warga sekitar yang ikut menyaksikan korban dipulangkan ke rumah duka.

Pos terkait