Eskavator Mulai Bersihkan Material Longsor di Puskesmas Telaga Puncak 

Material longsor di Puskesmas Telaga Puncak mulai dibersihkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]
Material longsor di Puskesmas Telaga Puncak mulai dibersihkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Setelah lebih dari dua bulan tertimbun material longsor, Puskesmas Telaga Puncak yang terletak di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, akhirnya mulai dibersihkan. 

Proses pembersihan dimulai pada Kamis 7 Agustus 2025, dengan menggunakan satu unit alat berat eskavator mini yang dikerahkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

Kepala Puskesmas Telaga Puncak, Pemy Panigoro, menyampaikan rasa syukurnya atas dimulainya proses pembersihan yang selama ini dinanti-nantikan.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, alat berat sudah mulai bekerja untuk menyingkirkan timbunan tanah dan material longsor yang sebelumnya menutup sebagian ruangan layanan.

“Alhamdulillah hari ini alat berat dari Dinas Kesehatan sudah mulai bekerja. Ini langkah awal yang sangat kami syukuri,” ujar Pemy saat ditemui di lokasi.

Seperti diketahui, longsor terjadi pada Senin (2/6) lalu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Material longsor menimbun beberapa ruangan seperti ruang nifas, imunisasi, klaster, hingga gudang alat kesehatan.

Bahkan, genangan air dari mata air di atas bukit sempat masuk ke dalam ruangan dan menyebabkan lantai menjadi licin, membahayakan petugas.

Meski dalam kondisi terbatas, pelayanan tetap berjalan dengan memindahkan aktivitas ke bagian depan gedung.

Irfan Pomalingo, salah satu warga Desa Dulamayo Selatan, mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan dalam mengirimkan alat berat untuk membersihkan longsor.

“Kami sangat senang akhirnya ada penanganan. Petugas puskesmas sudah melayani kami dengan baik meskipun dalam kondisi serba terbatas,” tuturnya.

Pembersihan ini diharapkan dapat segera memulihkan kondisi bangunan puskesmas sehingga pelayanan kesehatan bisa kembali berjalan normal dan aman bagi masyarakat sekitar. (*)

Pos terkait