NUSANTARA1.ID – Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Gorontalo melalui, Umar Karim, memberikan peringatan keras agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 tidak sekadar menjadi dokumen simbolis, tetapi benar-benar menjawab persoalan di kalangan masyarakat Gorontalo.
Hal ini disampaikan Umar Karim selaku dalam Rapat Paripurna ke-29, Selasa, 8 Juli 2025, saat menyampaikan pandangan umum Fraksi NasDem terhadap Ranperda RPJMD yang diajukan Gubernur.
Umar menyebutkan, visi, misi, dan program yang hanya terdiri dari 53 kata sangat sederhana untuk menangani permasalahan 1,23 juta jiwa penduduk, wilayah seluas 12 ribu km², dan anggaran sekitar Rp10 triliun dalam 5 tahun ke depan.
“Konsepsi yang terlalu simpel ini perlu rekonstruksi, jangan hanya jadi jargon. RPJMD harus disusun dengan serius, dengan indikator yang jelas dan terukur, dan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” tegasnya sebagai salah satu kader NasDem yang duduk di DPRD Provinsi Gorontalo.
Ia juga mengingatkan, penanganan kemiskinan tidak bisa dipandang seperti lomba peringkat yang hanya mengejar keluar dari lima provinsi termiskin.
“Kemiskinan itu jauh lebih kompleks dari sekadar berebut podium. Ia mencakup kualitas hidup, akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan,” ujarnya.
Selain itu, Umar Karim mengkritik lemahnya implementasi misi pemanfaatan letak strategis Gorontalo di dekat IKN.
Ia juga meminta perencanaan yang jelas dan konkrit untuk sektor pertanian, perikanan, pendidikan, tata kelola pertambangan, hingga mitigasi banjir, yang saat ini masih belum terjawab secara rinci dalam dokumen RPJMD.
“Opini WTP dan LPPD itu tidak otomatis membuat rakyat sejahtera. Jangan menjadikan indikator itu sebagai ukuran kesejahteraan masyarakat,” ungkap Umar.
NasDem berharap, dokumen RPJMD benar-benar menjadi pedoman pembangunan yang realistis dan berpihak pada rakyat, bukan sekadar formalitas politik.
“Bersama membangun daerah, bersama dalam semangat restorasi,” pungkasnya. (**)
![Umar Karim Juru Bicara Fraksi Partai Nasdem, Umar Karim. [foto:ist/humassetwan]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/07/Umar-Karim-1.jpg)
![014 Komisi I Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo saat turun langsung meninjau kondisi warga yang terdampak kekeringan di Desa Libungo, Suwawa Selatan, Rabu 9 September 2026. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/014-Komisi-I-200x112.jpg)
![013 Sun Biki Bantuan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, dari Fraksi Partai Golkar, Sun Biki saat menyerahkan bantuan ke PTQ Syifaul Qolby. [foto:dok/pendamping]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/013-Sun-Biki-Bantuan-200x112.jpg)
![011 Bappenas Pertemuan Komisi II dan IV DPRD Provinsi Gorontalo, dengan Bappenas. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/011-Bappenas-200x112.jpg)
![010 Komisi II Batudaa Pantai Kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo ke Desa Lamu, Batudaa Pantai. [foto:dok/pendamping komisi]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/010-Komisi-II-Batudaa-Pantai-200x112.jpg)

![008 RS AInun Komisi III Pimpinan dan anggota Komisi III saat kunjungan ke RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/008-RS-AInun-Komisi-III-200x112.jpg)

