Gorontalo Juara Konsumsi Cabai Rawit, Tagar ‘Gak Pedas Gak Makan’ Ramai

NUSANTARA1.ID – Kabar mengenai Provinsi Gorontalo yang menjadi pengonsumsi cabai rawit tertinggi hingga dinobatkan juara 1 nasional, ramai diperbincangkan publik.

Data tersebut pertama kali muncul melalui rilis yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo baru-baru ini.

Siti Ainun Tuli, salah satu Tim Statistik Sosial, membenarkan adanya data konsumsi cabai tertinggi itu berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024.

Bacaan Lainnya

Siti Ainun Tuli (kanan), salah satu Tim Statistik Sosial BPS Provinsi Gorontalo saat ditemui awak media, Senin 26 Mei 2025. [Foto: Fikar Buntuan]
Siti Ainun Tuli (kanan), salah satu Tim Statistik Sosial BPS Provinsi Gorontalo saat ditemui awak media, Senin 26 Mei 2025. [Foto: Fikar Buntuan]
“Memang benar, itu berdasarkan data Susenas, Gorontalo berada di peringkat pertama pengkonsumsi cabai rawit per kapita per bulan mencapai 0,4 Kg,” ungkapnya kepada awak media, Senin 26 Mei 2025.

Angka itu tercatat meningkat dari pendataan sebelumnya yang berada di angka 0,34 Kg dan kini mencapai 0,4 Kg per kapita per bulan.

Menurutnya, pendataan angka konsumsi yang tinggi ini salah satunya dipicu oleh selera masyarakat Gorontalo dalam mengolah makanan.

“Karena mungkin selera pengolahan makanan masyarakat Gorontalo itu cenderung pedas, jadi cabenya lebih banyak,” ucapnya.

Bahkan, kata Siti, media sosial di Gorontalo sempat diramaikan dengan tagar: #GakPedasGakMakan untuk menyusul kabar itu.

Dengan demikian, ketersediaan hingga kestabilan harga cabai di Gorontalo menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha pangan.

“Pasti berdampak, sehingga harus dijaga pasokannya agar tetap tersedia dan tetap bisa didapatkan masyarakat dengan harga terjangkau,” ujarnya. (*)

Pos terkait