NUSANTARA1.ID – Banjir bandang di Desa Harapan Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo akibatkan SMK Pertanian terendam dan sebuah jembatan putus.
Kejadian ini kemudian mengundang perhatian DPRD Provinsi Gorontalo untuk melakukan peninjauan secara langsung.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, saat melakukan peninjanuan menyatakan prihatinnya atas kejadian tersebut.
Ridwan mengaku dirinya mendapatkan laporan itu langsung dari Bupati Kabupaten Gorontalo, Rum Pagau dan langsung bergerak ke lokasi pada Sabtu, (12/4).
“Saya dapat laporan dari pak bupati bahwa ini jalan provinsi. Nah jadi saya tepat diundang ke sini. Karena itu kewajiban saya untuk mengaspirasikan, menyampaikan kepada pak gubernur,” ujarnya.
Melalui kunjungannya, ia menilai jembatan itu harus dilakukan pembongkaran secara total. Karena, jembatan tersebut masih tergolong jembatan darurat.
Ridwan juga menegaskan, dirinya akan segera menghubungi gubernur Gorontalo, untuk menyampaikan kabar dan aspirasi masyarakat akibat banjir tersebut.
“Saya tadi sudah coba kontak-kontak pak gubernur masih belum sambung. Sore saya akan telepon lagi untuk menyampaikan ini,” ungkapnya. (**)
![008 Sekolah Banjir Salah satu sekolah di Wonosari yang ikut terendam saat banjir, yang mana meninggalkan material berupa lumpur. [foto:ist/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/008-Sekolah-Banjir.jpg)


![015 Komisi I Kemenkum Pertemuan Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, bersama jajaran Kanwil Hukum Provinsi Gorontalo. [foto:dok/kemenkum]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/015-Komisi-I-Kemenkum-200x112.jpg)
![014 Kunjungan UEA Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Laode Haimudin mendampingi gubernur, saat menerima kunjungan Dubes UEA. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/014-Kunjungan-UEA-200x112.jpg)

![013 Komisi II Rapat internal Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Senin 10 Agustus 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/013-Komisi-II-200x112.jpg)

