NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan hingga melibatkan pemerintah desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD).
Langkah ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sangihe, Franky Nantingkaseh, saat ditemui belum lama ini di ruang kerjanya.
Menurut Franky, kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa menjadi fondasi dalam pelaksanaan program itu di tingkat desa.
“Nantinya dalam Alokasi Dana Desa (ADD) ada program yang mendukung pelaksanaan program nasional Ketahanan Pangan tersebut,” jelas Franky.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Sangihe telah membentuk tim verifikasi ADD yang melibatkan sejumlah pihak dalam menjalankan program tersebut.
Diantaranya, Dinas Pertanian dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk memastikan program ketahanan pangan benar-benar terakomodasi di dalam perencanaan desa tahun anggaran 2025.
“Dalam ADD harus ada program ketahanan pangan, dan Dinas Pertanian masuk dalam tim verifikasi ADD terkait dengan program pertanian yang dibiayai dari ADD untuk tahun ini,” tegasnya.
Franky juga menekankan bahwa sinergi dari tingkat pusat hingga ke daerah terus diperkuat. Sehingga, kolaborasi tidak hanya dilakukan dengan kementerian, tetapi juga dengan institusi TNI dan Polri.
“Untuk TNI-AD mereka fokus pada komoditi padi sawah, kemudian untuk Polri mereka fokus pada tanaman jagung dan TNI-AL mereka pada jagung dan hortikultura,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak pemerintah, juga telah menyiapkan sejumlah wilayah untuk mendukung pengembangan padi dan jagung.
Untuk sawah, lokasi yang ditetapkan meliputi Kalekube, Kuma, Laine, dan Tamako. Sementara untuk pengembangan jagung berada di Tabukan Utara, Kampung Raku, Angges di Tahuna Barat, serta Manente di Tahuna dan wilayah sekitar Polsek.
Selain dukungan program, bantuan dari pemerintah pusat juga terus mengalir. Tahun ini, Kabupaten Sangihe telah menerima lima unit hand tractor dan tiga unit pompa melalui program pompanisasi, yang telah didistribusikan kepada kelompok tani penerima manfaat.
“Tak hanya itu saja, melalui APBD disediakan program pengembangan sarana pertanian, bantuan benih dan sarana produksi,” tandasnya. (**)
![Franky Nantingkaseh Kadis Pertanian, Franky Nantingkaseh. [fot:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/Franky-Nantingkaseh.jpg)
![002 Pelepasan MTQ Sebanyak 36 kafilah dari Bone Bolango yang siap mengikuti MTQ tingkat provinsi. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/002-Pelepasan-MTQ-200x112.jpeg)
![002 Sekda Pencanangan Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur saat mencanangkan Pembangunan Zona Integritas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/002-Sekda-Pencanangan-200x112.jpeg)
![001 Forum APKASI Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi (keempat dari kiri) saat menghadiri Forum APKASI di Deli Serdang, Sumut. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Forum-APKASI-200x112.png)
![001 Erna Patuti Dilantik Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa usai melantik dan mengambil sumpah Erna Patuti. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Erna-Patuti-Dilantik-200x112.jpg)
![Kebakaran Rumah terbakar di Desa Pilohayanga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Kebakaran-200x112.jpg)


