NUSANTARA1.ID – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan status Kabupaten Gorontalo sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) ke tingkat yang lebih tinggi.
Hal tersebut disampaikan usai memimpin rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang Dulohupa, Senin 6 April 2026.
Menurut Sofyan, saat ini Kabupaten Gorontalo berada pada kategori madya dan menargetkan peningkatan ke tingkat nindya pada tahun ini, sebelum nantinya menuju kategori utama.
“Kita sekarang masih di tingkat madya, tahun ini kita berusaha naik ke nindya. Setelah itu target kita tentu ke utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara substansi berbagai program pendukung KLA sebenarnya telah dilaksanakan oleh OPD. Namun, masih terdapat kekurangan pada aspek dokumentasi yang menjadi syarat penilaian.
“Programnya sudah ada di OPD-OPD, tapi dokumentasinya yang belum lengkap. Ini yang sementara kita himpun,” jelasnya.
Sebanyak 32 OPD diminta untuk segera melengkapi data kegiatan, termasuk aspek program, anggaran, serta kelembagaan yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak. Seluruh dokumen tersebut ditargetkan rampung sebelum proses verifikasi yang dijadwalkan pada akhir April.
“Kita kejar sampai tanggal 20 untuk pengumpulan, lalu verifikasi sekitar tanggal 30 sebelum dikirim,” tambahnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti tantangan tumbuh kembang anak di era digital. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak.
“Anak tidak bisa dilarang menggunakan teknologi karena itu sudah menjadi kebutuhan, tapi harus dibatasi. Peran orang tua sangat penting dalam pengawasan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan juga menyinggung penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Gorontalo. Ia menyebut regulasi tersebut sudah ada, namun tingkat kepatuhan masyarakat masih perlu ditingkatkan.
“Perdanya sudah ada, tinggal bagaimana kepatuhan kita. Di sekolah, kantor, dan ruang publik itu seharusnya tidak boleh merokok,” pungkasnya.
Pemerintah daerah berharap dengan penguatan koordinasi dan kelengkapan dokumen, Kabupaten Gorontalo dapat memenuhi indikator penilaian KLA dan meraih peningkatan status pada tahun ini. (*)
![024 Tomohn Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk saat menandatangani PKS [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/024-Tomohn-200x112.jpg)

![Darwin Romy Sjahrain Asisten II Setda Kabupaten Gorontalo, Darwin Romy Sjahrain. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Darwin-Romy-Sjahrain-200x112.jpg)
![023 MTQ Sekda Sekda Bone Bolango, Iwan MUstapa saat memberi sambutan pada pembukaan MTQ, Senin 20 April 2026 di Suwawa [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/023-MTQ-Sekda-200x112.jpg)
![Sekolah Kondisi kelas di SDN 18 Telaga Biru dengan atap sudah bocor. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sekolah-200x112.jpg)
![022 Apel TKA SD Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bone Bolango, Udin Kuku saat memimpin apel pembukaan TKA di SDN 15 Kabila [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/022-Apel-TKA-SD-200x112.jpg)

