Wagub Gorontalo Dorong Bendungan Bulango Ulu Jadi Kawasan Wisata, Progres Capai 91,5 Persen

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat berada di lokasi pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Senin 5 Januari 2025 [foto:juna/nusantara1]
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat berada di lokasi pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Senin 5 Januari 2025 [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mendorong agar Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan wisata unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian daerah.

“Dengan waduk yang insya Allah tuntas tahun ini, harapannya kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata yang luar biasa. Jika dikelola dengan baik dan ada kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo, ini bisa menjadi aset daerah untuk peningkatan PAD serta kesejahteraan pelaku UMKM,” ujar Idah Syahidah Rusli Habibie saat peninjauan lokasi, Senin, 5 Januari 2026.

Idah Syahidah Rusli Habibie menilai potensi kawasan bendungan sangat besar. Bahkan, minat masyarakat desa sekitar untuk mengembangkan usaha pariwisata mulai terlihat, termasuk rencana pembangunan vila dan fasilitas penunjang yang dinilai dapat menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat berada di lokasi pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Senin 5 Januari 2025 [foto:juna/nusantara1]
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat berada di lokasi pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Senin 5 Januari 2025 [foto:juna/nusantara1]
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II, Ali Rahmat, menjelaskan bahwa hingga kini pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai progres 91,5 persen dan ditargetkan rampung pada 2026.

“Sejauh ini progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai 91,5 persen dan insya Allah akan kita selesaikan tahun ini agar segera bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo,” kata Ali Rahmat.

Ia menambahkan, pengisian awal (impounding) bendungan direncanakan mulai Maret 2026 dengan memanfaatkan dua musim hujan.

“Bulan Maret ini kita usahakan bendungan sudah mulai diisi sehingga dalam dua musim hujan atau dua tahun hidrologi, minimal 75 persen kapasitas bendungan dapat terpenuhi,” jelasnya.

Ali Rahmat juga menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam penataan kawasan Bendungan Bulango Ulu agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat sekitar.

Ia memastikan, secara konstruksi bendungan selesai pada 2026 dan pengisian air akan dimulai sesuai jadwal yang telah direncanakan. (*)

Pos terkait