NUSANTARA1.ID – Semangka dikenal sebagai salah satu buah paling menyegarkan dan mengandung berbagai nutrisi penting. Kendati demikian, ternyata tidak semua orang dianjurkan mengonsumsi semangka. Berikut kelompok orang yang tidak boleh makan semangka.
Berkat kandungan airnya yang tinggi, semangka mendapat predikat sebagai salah satu buah paling menyegarkan. Buah ini mengandung karbohidrat, serat, protein, dan lemak sehat. Kemudian juga terdapat sejumlah vitamin dan mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, kalium, vitamin A, dan vitamin C.
Konsumsi semangka secara rutin dapat membawa manfaat kesehatan. Kebutuhan nutrisi dan cairan terpenuhi dari satu makanan.
Sekilas semangka termasuk buah yang aman dikonsumsi siapa pun. Namun ternyata ada beberapa kelompok orang yang sebaiknya menghindari buah ini atau membatasi porsinya.
- Penderita diabetes
Semangka memiliki indeks glikemik cukup tinggi, yakni di kisaran 72-80. Makanan dengan indeks glikemik tinggi lebih cepat meningkatkan kadar gula darah.
Oleh karena itu, penderita diabetes perlu membatasi agar tidak memicu lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
- Orang dengan gangguan pencernaan
Semangka termasuk buah dengan kandungan FODMAP (Fermentable Oligosaccharides, Disaccharides, Monosaccharides, Polyols) tinggi. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki sindrom iritasi usus besar atau GERD.
Konsumsi pangan yang termasuk FODMAP dapat memunculkan keluhan seperti kembung, gas berlebih, perut tidak nyaman, hingga diare. Itu sebabnya, kelompok ini perlu berhati-hati atau sebaiknya mengurangi porsi semangka.
- Orang dengan alergi semangka
Meskipun terhitung jarang, ada orang yang mengalami alergi terhadap semangka. Reaksi alergi dapat berupa gatal, ruam, pembengkakan, hingga kesulitan bernapas.
Pada kasus berat, alergi bisa berkembang menjadi anafilaksis yang membutuhkan penanganan medis segera. Bila muncul gejala setelah makan semangka, hentikan konsumsi dan periksakan diri ke dokter.
Pada dasarnya, semangka aman dikonsumsi sehari-hari. Namun, untuk orang yang perlu menjaga kadar gula darah, porsi harian sebaiknya tidak berlebihan.
USDA menyarankan konsumsi semangka tidak lebih dari 300 gram per hari, karena satu porsi besar (600 gram) dapat memberikan sekitar 46 gram karbohidrat dan 36 gram gula. (*)
![Semangka Ilustrasi. Semangka termasuk buah tinggi nutrisi dan menyegarkan. Namun tidak semua orang dianjurkan makan semangka. [foto:dok/alodokter]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Semangka.jpg)
![Atasi Pusing1 Ilustrasi. Ada beberapa cara menghilangkan pusing saat bangun tidur. [foto:dok/halodoc]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Atasi-Pusing1-200x112.jpg)
![Kurang Nafsu Ilustrasi. Hati-hati, tanda ginjal bermasalah salah satunya nafsu makan berkurang. [foto:dok/halodoc]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kurang-Nafsu-200x112.png)
![Dominasi Obrolan Ilustrasi. Ini ciri-ciri orang yang suka mendominasi obrolan. [foto:dok/jawapos]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Dominasi-Obrolan-200x112.jpg)
![Lari Maraton Ilustrasi. Studi menemukan, orang yang sering mengikuti ajang lari maraton berisiko terkena kanker usus besar. [foto:dok/alodokter]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Lari-Maraton-200x112.png)
![Balas Chat Ilustrasi. Ini sejumlah tanda orang tak menyukai kita jika dilihat dari chat. [foto:doc]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Balas-Chat-200x112.jpeg)
![Main HP Ilustrasi. Menghadapi orang yang sering main HP saat diajak ngobrol pasti muncul kekesalan. [foto:dok/suara]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Main-HP-200x112.jpg)

