NUSANTARA1.ID — PT Jasa Raharja Cabang Gorontalo mengungkapkan bahwa mayoritas korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Gorontalo berasal dari kelompok usia produktif, yakni rentang 14 hingga 39 tahun.
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Gorontalo, Theodorus Victor Seran, menyebut kelompok usia tersebut mendominasi sekitar 60 hingga 70 persen dari total korban kecelakaan yang ditangani Jasa Raharja sepanjang 2025.
“Ini menjadi perhatian serius bagi kami, karena usia produktif seharusnya menjadi kelompok yang paling terlindungi dari risiko kecelakaan,” ujarnya.
Seiring dengan temuan tersebut, Jasa Raharja kembali mengingatkan masyarakat terkait mekanisme klaim santunan kecelakaan lalu lintas. Theodorus menekankan bahwa langkah awal yang wajib dilakukan korban atau keluarga korban adalah melaporkan peristiwa kecelakaan kepada pihak kepolisian.
“Laporan polisi menjadi dasar agar hak masyarakat atas santunan yang dijamin negara bisa diproses,” katanya.
Ia menjelaskan, korban kecelakaan yang mengalami luka-luka berhak mendapatkan santunan biaya perawatan hingga Rp20 juta, sementara korban meninggal dunia menerima santunan hingga Rp50 juta, sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain itu, Jasa Raharja telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Gorontalo. Korban kecelakaan yang menjalani perawatan di rumah sakit tidak perlu membayar biaya rawat inap di awal, karena Jasa Raharja akan memberikan surat jaminan dan melakukan pembayaran langsung kepada pihak rumah sakit.
Theodorus juga mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta menjadikan keselamatan berkendara sebagai budaya, guna menekan angka kecelakaan dan risiko fatalitas di jalan raya. (*)
![Theodorus Victor Seran Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Gorontalo, Theodorus Victor Seran saat diwawancarai awak media. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Theodorus-Victor-Seran.jpg)
![007 DWP Bone Bolango Ketua DWP Bone Bolango, Nurliana Iwan Mustapa saat menghadiri pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/onal/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-DWP-Bone-Bolango-200x112.jpg)
![007 Tonny Terima Bendera Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menerima bendera Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-Tonny-Terima-Bendera-200x112.png)
![Pendaki Bawakaraeng Proses evakuasi 8 pendaki Gunung Bawakaraeng oleh Tim SAR gabungan. [foto;dok/basarnas makasssar]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Pendaki-Bawakaraeng-200x112.png)
![006 Irup Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Irup-Ismet-Mile-200x112.jpeg)
![006 Sofyan Irup Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT Proklamasi. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Sofyan-Irup-200x112.jpg)


