RIMBUNNYA hutan lindung Desa Tapaluluo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, sebuah pesona baru mulai mencuri perhatian para pecinta wisata alam.
Nurcholis Muhamad – Gorontalo
NAMANYA Air Terjun Botu Helili destinasi yang baru diketahui masyarakat beberapa bulan terakhir, namun langsung menjadi buah bibir karena keindahannya yang masih sangat alami.
Terletak sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Gorontalo, akses menuju Tapaluluo bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, saat memasuki pintu desa, pengunjung harus ekstra berhati-hati karena kondisi jalan yang masih kurang baik dan cukup menantang. Setibanya di kawasan wisata Puncak Lestari, mobil hanya bisa diparkir di area tersebut.
Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan motor sekitar 20 menit melewati perkebunan warga menuju ujung jalan setapak yang berakhir di halaman rumah penduduk.
Dari titik inilah perjalanan kaki dimulai. Pengunjung harus menempuh trekking sekitar 45 menit melewati perbukitan, masuk ke kawasan hutan lindung yang rimbun, lalu menuruni jalur curam yang cukup licin. Turunan terakhir, suara gemuruh air sudah terdengar, menandakan bahwa Air Terjun Botu Helili sudah dekat.
Meski menantang, rute ini menawarkan pemandangan alam yang menenangkan mulai dari pepohonan besar, udara sejuk, hingga sesekali terlihat panorama indah sebagian wilayah Kabupaten Gorontalo dari ketinggian.
Begitu tiba di lokasi, rasa lelah seketika terbayar. Air terjun setinggi puluhan meter itu mengalir tenang di dinding bebatuan hitam, menciptakan suasana alami yang meneduhkan. Keasrian lingkungannya masih sangat terjaga, seolah membawa pengunjung ke dunia yang belum tersentuh.
Basir Muhamad, salah seorang pengunjung yang datang bersama rekannya, mengaku tak menyangka Gorontalo memiliki air terjun seindah itu.
“Perjalanannya memang cukup melelahkan dan jalurnya terjal, tapi begitu sampai, langsung hilang capeknya. Tempatnya masih sangat alami, airnya jernih, dan suasananya bikin tenang. Ini salah satu air terjun terindah yang pernah saya kunjungi,” ujarnya.
Keberadaan Air Terjun Botu Helili kini menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Tapaluluo. Selain dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan, lokasi ini juga membuka peluang bagi warga untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari aktivitas pariwisata berbasis alam.
Dengan keindahan yang masih murni dan akses yang penuh petualangan, Botu Helili bukan hanya sekadar tempat wisata, ia adalah perjalanan menuju ketenangan, tantangan, dan pengalaman menyatu dengan alam. (*)
![Air Terjun Air Terjun Botu Helili terletak Di Desa Tapaluluo Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/11/Air-Terjun.jpg)
![003 Tumbilotohe Fatek Persiapan Tumbilotohe di kampus 4 UNG. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/003-Tumbilotohe-Fatek-200x112.jpg)
![002 Tumbilotohe Persiapan Tumbilotohe di Kawasan Perkantoran Provinsi Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/002-Tumbilotohe-200x112.jpg)
![Tradisi Qunut1 Festival Malam Qunut di Tabongo dengan jualan kacang dan pisang. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/Tradisi-Qunut1-200x112.jpg)
![Pantai1 Suasana sore di Pantai Huangobotu [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/01/Pantai1-200x112.jpg)
![Telaga Street Food Teras Talaga Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/01/Telaga-200x112.jpg)
![Pantai Kure Antrian pengunjung di depan toilet kawasan Pantai Kurenai Bone Bolango. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Pantai-Kure-200x112.jpg)

