NUSANTARA1.ID – Peluncuran desain medali Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025, menuai kritik. Pasalnya, pada sisi belakang medali terlihat mencantumkan nama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dengan gantungan berwarna biru.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun, dengan tenang menyampaikan bahwa sebenarnya ini masalah kecil. Namun, dampaknya bisa sangat besar.
Pasalnya, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, seolah tidak memperdulikan semiotika politik. Yakni, soal tanda dan makna yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan bentuk komunikasi politik.
Ghalieb Lahidjun lantas mengurai, sejak Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Demokrat menyatukan hati untuk mendukung dan mengawal pasangan Gusnar Ismail-Idah Syahidah Rusli Habibie.
“Dari pencalonan, pemenangan hingga hari ini dan lima tahun kepemimpinannya, kita telah bersepakat bahwa Gusnar – Idah itu adalah satu kesatuan kolektif, tidak sendiri-sendiri,” tegas Ghalieb Lahidjun.
Lanjut katanya, apalagi pencantuman mama dalam medali itu tidak ada ketentuan hukum administratif yang secara etik hanya memungkinkan pencantuman nama gubernur sebagaimana administrasi surat menyurat pemerintahan yang hanya bisa ditandatangani oleh gubernur tanpa harus ada wakil gubernur.
“Saya tekankan kembali, bahwa ini soal semiotika politik semata. Apakah tidak lebih elok dan etis jika pun harus mencantumkan nama gubernur, maka juga harus bersamaan dengan nama wakil gubernur,” kata Ghalieb Lahidjun.
Lanjut katanya, sebagai pesan bahwa hubungan politik pemerintahan keduanya saat ini sedang baik-baik saja, atau mungkin sebaiknya tidak perlu ditulis nama keduanya sama sekali.
Ini merupakan pesan bahwa kebersamaan Gusnar-Idah serta partai koalisi pendukung pemerintahan tidak perlu ditunjukan secara simbolik. Alasannya, karena memang tidak ada masalah apapun antara Gusnar-Idah dan partai koalisi. Apalagi seluruh peserta juga ikut berpartisipasi melalui biaya pendaftaran.
“Mestinya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga malu kepada para peserta, karena terkesan memanfaatkan kontribusi peserta untuk kepentingan popularitas gubernur,” tegasnya lagi.
Ghalieb Lahidjun menambahkan, jika hanya ada nama Gusnar Ismail dalam medali tersebut, tanpa ada nama Idah Syahidah, apalagi dengan tali gantungannya hanya ada satu warna saja, maka ini bisa jadi akan disalah tafsirkan publik bahwa gubernur tidak lagi menghargai wakilnya. Sehingga partai koalisi pun tidak perlu saling menjaga antara satu dengan lainnya.
Ghalieb Lahidjun yang juga Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Gorontalo menambahkan bahwa, ini memang masalah kecil. Tapi harus diingat bahwa tidak ada orang yang tersandung di batu yang besar.
“Semua hanya akan tersandung di batu yang kecil, sehingga kami meminta bapak Gusnar Ismail selaku gubernur yang diusung juga oleh Partai Golkar dan Gerindra, dapat memberikan teguran keras atau bahkan pencopotan Kadis Pemuda dan Olahraga tersebut. Memerintahkan untuk mengganti medali tersebut, untuk membuktikan bahwa ini betul-betul adalah inisiatif yang keliru dari Kadis tanpa sepengetahuan gubernur. Sebab jika tidak ada sikap tegas pak Gusnar, maka kita bisa berspekulasi bahwa langkah Kadis ini bisa jadi atas seizin dan sepengetahuan gubernur,” Ghalieb Lahidjun.
Terakhir Ghalieb Lahidjun menyampaikan bahwa, situasi ini bisa menjadi sumbu konflik Gubernur. – Wagub, serta partai koalisi pendukung pemerintahan.
“Saya hanya ingin mengingatkan, jangan lupa, bahwa pemicu ledakan granat itu hanya tuas kecil. Tapi ledakannya bisa sangat besar, pada akhirnya kami akan menunggu ketegasan pak Gusnar sebagai gubernur dan pernyataan saya ini bisa dikategorikan sebagai ultimatum politik,” pungkas Ghalieb Lahidjun dengan tegas. (*)
![Ghalieb Lahidjun Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun. [foto:ist/dokumen ghalieb]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/11/Ghalieb-Lahidjun.jpg)
![013 Kunjungan DPR Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, saat mengantar kepulangan anggota Komisi III DPR RI, Irjen. Pol. (Purn) Rikwanto [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/013-Kunjungan-DPR-200x112.jpg)
![003 Kejari Penyerahan kendaraan dinas secara simbolis oleh Kejari ke Bupati Bone Bolango, Ismet Mile [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/003-Kejari-200x112.jpg)
![Narkoba Polisi amankan 11 orang di kampung Narkoba, Samarinda [foto:dok/bareskrim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Narkoba-200x112.jpeg)
![010 PLN Karyawan Pantau Salah seorang karyawan PLN Nusantara Power melakukan monitoring pencampuran biomassa dengan batubara di PLTU Rembang [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/010-PLN-Karyawan-Pantau-200x112.jpg)
![Pohon Tumbang Sepeda motor tertimpa pohon tumbang di Kota Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Pohon-Tumbang-200x112.jpg)


