NUSANTARA1.ID – Sepanjang Januari-Oktober 2025, polisi mengungkap 38.934 kasus narkoba berbagai jenis di sejumlah wilayah di Indonesia.
Dari pengungkapan itu, terdapat 51.763 orang telah ditetapkan menjadi tersangka, 150 orang di antaranya anak-anak.
“Jumlah tersebut terdiri dari 51.606 WNI dan 157 WNA dari berbagai negara,” kata Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu 22 Oktober 2025.
Polisi juga menyita barang bukti narkoba seberat 197,71 ton, yakni sabu 6,95 ton, ganja 184,84 ton, ekstasi 1.458.078 butir, kokain 34,49 kilogram, hingga heroin 6,83 kilogram.
Dari pengungkapan ini, Syahar mengajak masyarakat untuk membantu memberantas narkoba agar generasi muda bangsa terbebas dari lingkaran gelap narkoba.
“Jangan main-main dengan narkoba. Mari kita sinergi untuk memberantas narkoba di seluruh wilayah Indonesia,” kata Syahar. (*)
![Kapolri Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat mengungkap laboratorium gelap pembuatan sabu jaringan narkotika internasional di Kabupaten Pidie, Aceh pada Jumat, 23 Oktober 2026 bersama tim gabungan. [foto:dok/Divhumas Mabes Polri]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Kapolri-200x112.jpeg)


![KMP Virgo 8 Nakhoda KM Virgo Transport 8 ditetapkan sebagai tersangka. [foto:dok/ig Kantor SAR Banjarmasin]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/KMP-Virgo-8-200x112.jpeg)
![Morowali Ilustrasi. Bentrok antara warga Morowali dengan TKA China terpaksa harus dipulangkan. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Morowali-200x112.jpg)
![Rutan Ilustrasi. Sebanyak 22 Napi dan 2 petugas Rutan Depok diperiksa.[foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Rutan-200x112.jpeg)

