NUSANTARA1.ID – Hasil pemeriksaan medis mengungkapkan terdapat 10 luka serius di tubuh Yunus Biki (48), warga Desa Dulamayo Utara, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, yang ditemukan tewas di kebunnya pada Selasa 14 Oktober pagi.
Tenaga kesehatan dari Puskesmas Telaga Puncak yang melakukan visum luar mencatat luka-luka tersebut tersebar di beberapa bagian tubuh, yaitu kaki kiri dan kanan, perut, wajah, serta luka paling parah di bagian selangkangan.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA oleh Agus dan Toa, dua warga yang curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Saat didatangi ke kebun, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Kepala Desa Dulamayo Utara, Anco Hasan, mengatakan setelah menerima laporan dari warga, dirinya langsung menuju lokasi kejadian sekitar pukul 10.00 WITA dan menghubungi aparat kepolisian.
“Setelah saya tiba, korban sudah meninggal dunia dengan luka cukup parah di beberapa bagian tubuh. Kami langsung melapor ke pihak kepolisian,” ujar Anco Hasan.
Berdasarkan dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat ditanduk dan diinjak oleh sapi peliharaannya. Diketahui, korban sudah beberapa kali mengalami serangan dari hewan ternaknya, dan kejadian kali ini menjadi yang paling fatal.
Korban memiliki tiga saudara, sempat berkeluarga namun telah bercerai, dan meninggalkan satu anak. Sementara pihak kepolisian telah melakukan identifikasi di lokasi namun belum memberikan keterangan resmi. Pihak keluarga menyatakan tidak keberatan, dan jenazah korban akan dimakamkan sore ini di desa setempat. (*)
![Temuan Mayat Mayat Yunus Biki usai divisum dan telah berada di rumah duka. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/10/Temuan-Mayat-1.jpg)

![Dokter Tifa menang Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa usai dikabulkan eksepsi oleh PN Jakarta Timur. [foto:dok/suara.com/faqih]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Dokter-Tifa-menang-200x112.jpg)
![Hotman Paris Hutapea Mundur Pengacara Hotman Paris Hutapea. [foto:dok/idntime]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Hotman-Paris-Hutapea-Mundur-200x112.png)

![Begal2 Ilustrasi. Pemprov Jawa Barat mendukung Kepolisian dengan ‘melegalkan’ warganya menghakimi begal. [foto:dok/fokuskriminal]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Begal2-200x112.jpg)
![KPK Ilustrasi. Sebanyak 11 kepala daerah yang kena OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KPK-200x112.jpg)

