NUSANTARA1.ID – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Peduli Masyarakat Kecil menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Provinsi Gorontalo, Senin 15 September 20/25.
Mereka diterima langsung oleh anggota Komisi II DPRD, Suyuti dan Hamzah Idrus, yang mena mengadukan adanya kejanggalan pada proses lelang aset yang dilakukan oleh Bank BNI Cabang Gorontalo.
“Kami menuntut agar DPRD segera memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak BNI. Tak boleh diam, DPRD harus membuka masalah ini secara terang benderang,” kata salah seorang perwakilan aksi, Fikri Palawa.
Sementara itu, Koordinator Aksi, Agung Bobihu meminta agar forum RDP nantinya tidak sekadar formalitas.
Artinya, DPRD menghadirkan semua unsur yang terkait, mulai dari Pengadilan Negeri, aliansi masyarakat, nasabah yang dirugikan, pimpinan BNI Wilayah.
Menanggapi hal tersebut, DPRD menyepakati untuk menindaklanjuti aspirasi dengan menggelar RDP bersama pihak terkait.
“RDP sangat penting, supaya jelas duduk persoalannya. Selain itu, kita juga bisa mencari jalan keluarnya,” ujar Suyuti. (*)
![004 RDP BNI Sejumlah masyarakat mengadu ke Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo terkait proses lelang di BNI. [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/004-RDP-BNI.jpg)
![IKN DPR RI meminta infastruktur IKN tetap dimanfaatkan meskipun belum menjadi ibu kota [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/IKN-200x112.jpg)
![Rizal Bagja Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Mohamad Rizal Badja. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/12/Rizal-Bagja-200x112.jpeg)



![003 Haji Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira (ketiga dari kiri) saat menghadiri pelepasa Jamaah Haji, Senin 11 Mei 2026 [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/003-Haji-200x112.jpg)

