NUSANTARA1.ID – Walau sudah dipecat dari partai, desakan agar eks anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, segera menjalani tes urine semakin menguat.
Puluhan mahasiswa dari Aliansi BEM untuk Rakyat Gorontalo menilai pengakuan Wahyudin yang mabuk saat melontarkan pernyataan kontroversial dalam video viral harus ditindaklanjuti serius.
Koordinator Lapangan, Lutfi, menyebut tindakan Wahyudin Moridu itu telah mencoreng nama lembaga DPRD.
Lebih parah, ketika diperiksa oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, ia mengaku sedang dalam keadaan mabuk.
“Kalau dia mengaku mabuk bahkan dari semalam, maka harus diperiksa melalui tes urine. DPRD jangan main-main, ini menyangkut harga diri rakyat,” tegasnya, Senin, 22 September 2025.
Dalam aksinya, mahasiswa juga membakar ban di depan kantor DPRD sebagai simbol kekecewaan kepada dewan selaku penyambung lidah rakyat.
Mereka menilai sikap Wahyudin berbanding terbalik dengan tugas wakil rakyat yang seharusnya memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Aksi mahasiswa ini berlangsung bertepatan dengan rencana sidang etik Badan Kehormatan (BK) terkait dugaan pelanggaran kode etik Wahyudin. Namun, hingga siang hari sidang itu molor tanpa alasan jelas.
“Kami sudah hadir juga dari tadi, tapi agenda sidang itu belum juga dimulai. BK harus tegas dan percepat,” pungkasnya.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus Thomas Mopili meminta agar seluruh rangkaian proses penyelesaian masalah tersebut diserahkan kepada BK.
“Nah terkait ini BK yang menindaklanjuti. Intinya segala bentuk pelanggaran tidak bisa dibenarkan,” tegas Thomas.
![Demo DPRD Sejumlah masa aksi saat menggelar demonstrasi di depan gedung DPRD Provinsi Gorontalo, Senin, 22 September 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Demo-DPRD.jpg)
![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)
![Ghalieb Lahijun 1 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalieb I. Lahidjun. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/11/Ghalieb-Lahijun-1-200x112.jpg)
![Rusli Habibie Anggota Komisi XII DPR RI Rusli Habibie. [foto:dok/tangkapan layar]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Rusli-Habibie-200x112.jpg)
![001 Ghalieb Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Moh. Abd. Ghalieb I. Lahidjun saat melaksanakan reses di Desa Limehu, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Rabu 1 Juli 2026. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Ghalieb-200x112.jpg)
![Kurang Nafsu Ilustrasi. Hati-hati, tanda ginjal bermasalah salah satunya nafsu makan berkurang. [foto:dok/halodoc]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kurang-Nafsu-200x112.png)
![010 Komisi III Suasana rapat kerja Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo bersama sejumlah OPD, Selasa 30 Juni 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/010-Komisi-III-200x112.jpg)

