NUSANTARA1.ID – Jalan penghubung antara Kelurahan Malahu, Kecamatan Limboto menuju Desa Tapaluluo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, mengalami kerusakan parah di sejumlah titik. Sebagian ruas memang sudah dicor, namun sebagian lainnya masih dalam kondisi rusak berat sehingga menyulitkan pengguna jalan.
Sandi Koniyo, warga Desa Tapaluluo, saat ditemui pada Minggu (21/9), mengatakan kerusakan paling parah berada di jalur sebelum memasuki perbatasan Tapaluluo.
“Memang jalan ini sudah lama rusak, khususnya di bagian perbatasan. Meskipun begitu, kami tetap harus melewatinya setiap hari karena ini satu-satunya akses yang bisa dilalui,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bagi kendaraan roda empat dibutuhkan keahlian khusus agar dapat melewati jalan tersebut. Banyak pengemudi harus berhati-hati agar tidak terjebak atau tergelincir di jalan yang berlubang.
![Warga keluhkan jalan rusak penghubung Malahu - Tapaluluo. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Jalan-Rusak.jpg)
“Kalau musim hujan lebih parah, jalan becek dan licin. Kadang kendaraan bisa tergelincir,” katanya.
Selain menjadi jalur utama warga, jalan ini juga berfungsi vital sebagai akses transportasi hasil pertanian masyarakat Tapaluluo serta jalur menuju destinasi wisata Puncak Lestari.
Warga berharap pemerintah dapat segera memperbaiki kerusakan agar aktivitas sehari-hari, terutama distribusi hasil panen dan akses wisata, tidak terus terhambat. (*)
![Jalan Rusak 1 Warga keluhkan jalan rusak penghubung Malahu - Tapaluluo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Jalan-Rusak-1.jpg)

![007nFGD FGD terkait hasil pengumpulan data kegiatan endline survey proyek The Development of Integrated Farming System in Upland Area [foto:/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007nFGD-200x112.jpg)


![Sugondo Makmur Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sugondo-Makmur-200x112.jpg)


