Ini Harapan Dahlan Iskan Tentang Ketua Umum PWI Hasil ‘Kongres Persatuan’

Dahlan Iskan [foto:Ist/disway]
Dahlan Iskan. [foto:Ist/disway]

NUSANTARA1.ID – Salah satu yang menjadi magnet pada Kongres PWI 2025 yakni hadirnya sejumlah calon yang mumpuni. 

Sebut saja, Hendry C. Bangun (Ketum PWI hasil Kongres Bandung 2023), Zulmansyah Sekedang (Ketum PWI hasil KLB Jakarta 2024), Atal S. Depari (Ketum PWI Pusat 2018–2023), Teguh Santosa (Ketua Bidang Luar Negeri PWI 2013–2018 dan anggota Dewan Kehormatan PWI 2018–2020), Akhmad Munir (Anggota Dewan Kehormatan PWI kubu Zulmansyah), Johnny Hardjojo (Ketua Dewan Penasehat PWI Jaya) dan Rusdy Nurdiansyah (Ketua PWI Kota Depok).

Namun, muncul harapan dari tokoh pers nasional, Dahlan Iskan, yang mana menurutnya agar Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang akan terpilih dalam Kongres Persatuan PWI 2025 merupakan sosok yang netral, tidak berpihak, dan mampu menjadi perekat di tengah perbedaan.

Bacaan Lainnya

Kongres ini akan digelar pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat, sebagai langkah besar untuk menyatukan kembali PWI setelah adanya dualisme kepemimpinan.

Seperti diketahui, kongres ini merupakan hasil kesepakatan antara Hendry C. Bangun dan Zulmansyah Sekedang.

“Tentu saya ingin tokoh netral,” ujar Dahlan Iskan, Jumat 8 AGustus 2025, saat ditanya wartawan terkait sosok Ketua Umum PWI yang diharapkannya.

Menurut Dahlan Iskan, demi mencegah potensi konflik di masa depan, sebaiknya kedua tokoh yang saat ini memimpin PWI yakni Hendry C. Bangun dan Zulmansyah Sekedang tidak lagi maju sebagai calon.

Sebagai gantinya, ia mengusulkan agar mereka duduk sebagai penasihat organisasi, memberikan panduan dan pengalaman bagi pengurus baru.

Dahlan Iskan menegaskan pentingnya proses pemilihan yang transparan dan bebas dari praktik money politics.

“Saya merindukan pemilihan yang tidak diwarnai pengaruh uang atau fasilitas tertentu. Sayang sekali kalau money politic sampai menjalar ke organisasi wartawan,” tegasnya. (*)

Pos terkait