NUSANTARA1.ID – Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Negeri 1 Limboto resmi digelar sejak 22 April dan akan berlangsung hingga 25 April 2025. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, kegiatan ini berjalan lancar dengan melibatkan penguji dari dunia usaha dan industri sebagai penguji eksternal.
Kepala SMK Negeri 1 Limboto, Ruslan Payu, saat ditemui pada Kamis (24/4), menyampaikan bahwa sebelumnya pihak sekolah telah melaksanakan Pra UKK yang diselenggarakan oleh guru-guru internal sebagai persiapan awal bagi peserta didik.
![Kepala SMKN 1 Limboto Ruslan Payu. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/Guru-SMK-200x112.jpg)
UKK tahun ini melibatkan sembilan program studi keahlian. Masing-masing jurusan menghasilkan jasa maupun produk barang yang sesuai dengan kompetensinya. Contohnya, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) memproduksi desain bingkai, sementara Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian mengolah produk seperti susu kedelai dan roti.
Ruslan berharap pelaksanaan UKK ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap kemampuan siswa, tetapi juga sebagai tolak ukur kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
“UKK ini menjadi langkah untuk mengakui dan mengukur kompetensi peserta didik, serta dijadikan ajang yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kita optimalkan sebagai tolak ukur bahwa kualifikasi peserta didik sesuai kompetensi kerja nasional,” pungkasnya. (*)
![SKM 1 Proses Uji Kompetensi Keahlian di SMK 1 Limboto. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/SKM-1.jpg)
![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

