Tragedi Mahasiswa UNG: Korban Meninggal Dunia Bertambah, Ini Daftarnya

Proses evakuasi korban ketiga yang ditemukan sudah meninggal dunia. [foto:ist/tangkapanlayar]
Proses evakuasi korban ketiga yang ditemukan sudah meninggal dunia. [foto:ist/tangkapanlayar]

NUSANTARA1.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terseret arus sungai di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (15/4) kini bertambah menjadi tiga orang.

Ketiganya merupakan mahasiswa peserta Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Jurusan Teknik Geologi, Fakultas MIPA UNG.

Mereka dilaporkan terseret arus saat hendak menyeberangi sungai setelah turun dari kegiatan pemetaan di kawasan pegunungan, Selasa (15/4) sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya bahwa dua orang dinyatakan ditemukan meninggal dunia, satu dalam keadaan kritis, lima masih proses evakuasi dari seberang sungai dan satu lagi hilang terseret arus.

Melalui informasi terkini yang diterima Nusantara1.id dari Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Babyonggo, bahwa korban yang dinyatakan hilang kini telah ditemukan.

“Satu yang hilang sebelumnya itu sudah ditemukan, tapi dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya Rabu (16/4) pukul 00.39 Wita.

Berikut identitas korban yang terkonfirmasi:

Korban meninggal dunia:

  1. Alfateha Ahdania Ahmad – Ratatotok, Sulawesi Utara  
  2. Sri Maghfira Mamonto – Inobonto, Sulawesi Utara  
  3. Regina Malaka – Buntulia, Pohuwato  

Korban luka-luka:

  1. Fiqri Fariz K. Pakaya – Kuala Besar, Kecamatan Paleleh, Sulawesi Tengah  
  2. Risman Ahmad – Taliabu  

Mahasiswa yang berhasil dievakuasi selamat:

  1. Sukirman Satar – Kambani, Sulawesi Tengah  
  2. Nirmawati Musa – Buntulia, Pohuwato  
  3. Lisda B. Laindjong – Dutuno, Buol, Sulawesi Tengah  
  4. Ahmad Firli Aprilio Mamonto – Upai, Kotamobagu  
  5. Alif Rahmat Sandhi – Isimu, Gorontalo  

Tim gabungan dari BPBD, aparat, dan warga setempat masih melakukan evakuasi lanjutan dan pendampingan terhadap mahasiswa yang selamat dan mengalami luka-luka. (*) 

Pos terkait