NUSANTARA1.ID – Puluhan warga Kelurahan Dembe Satu, Kecamatan Kota Barat, berinisiatif menjebol tanggul di sekitar Danau Limboto untuk mengatasi banjir yang menggenangi rumah mereka selama bertahun-tahun. Dengan peralatan seadanya, mereka bekerja tanpa henti sejak Rabu hingga Kamis (6/3).
Menggunakan cangkul, sekop, bahkan tangan kosong, warga bahu-membahu membuat saluran air sejak pagi hingga larut malam. Langkah ini diambil setelah bertahun-tahun mereka menunggu solusi dari pemerintah, namun tak kunjung mendapat respons.
Pantauan wartawan Nusantara1.id pada Jumat (7/3), menunjukkan bahwa air yang selama ini menggenangi pemukiman warga mulai surut dan mengalir ke danau.
Salah satu warga, Amin Husain, mengungkapkan bahwa upaya ini dilakukan karena tidak adanya kebijakan konkret dari pemerintah.
“Sudah lima tahun kami menunggu solusi, tetapi belum ada tanggapan. Akhirnya, kami mengambil langkah sendiri untuk menjebol tanggul. Sekarang air sudah mulai surut sekitar 50 sentimeter,” ujarnya.
Hingga saat ini, warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memberikan solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang. (*)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

