NUSANTARA1.ID – Sepekan menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah, pasar senggol di Kota Gorontalo masih sepi. Sejumlah pedagang keluhkan keadaan itu.
Diketahui, pasar senggol ini mulai beroperasi sekitar minggu kedua Ramadan dengan kewajiban penyewa lapak menyetorkan Rp 1 juta ke kas daerah.
Namun, hingga saat ini, pasar senggol nampak sepi pengunjung, membuat para pedagang mengeluhkan situasi ini.
Keluhan itu salah satunya disampaikan oleh Lukman, salah seorang pedagang baju di pasar senggol ini yang enggan disebutkan namanya secara lengkap.
“Begini terus memang keadaanya, entah karena hujan atau mungkin sudah tidak ada minat,” ucapnya, Senin (24/3).
Sembari mengatur barang jualannya, ia juga mengatakan bahwa situasi ini telah terjadi sejak awal ia membuka lapaknya.
Dirinya mengungkap, dalam kesehariannya sudah sangat bersyukur jika ada barang dagangan yang terjual walau hanya beberapa.
Padahal jika dilihat harga barang yang ada di lapaknya itu masih tergolong murah, yakni rata-rata di bawah Rp 100.000.
“Kalau dibilang disini harganya masih terjangkau. Ada yang Rp 50 ribu, Rp 80 ribu. Intinya lebih banyak yang di bawah Rp 100 ribu,” katanya.
Selain itu, nampak juga di lokasi pasar senggol itu terdapat puluhan lapak yang tidak terisi oleh pedagang.
Bahkan, dengan keadaan itu, sejumlah lapak yang kosong digunakan untuk lahan parkir pengunjung pasar senggol dan toko sekitar.
Saking sunyinya, kendaraan yang masuk di area pasar senggol pun tidak akan terjebak kemacetan yang parah. (*)

![007 PLN Upacara Foto bersama seluruh pegawai dan tenaga alih daya PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-PLN-Upacara-200x112.jpg)


![016 Irup Pinogu Kapolsek Suwawa, IPTU. Ismet Ishak menerima bendera merah putih saat bertindak sebagai Irup pada Upacara Penurunan Bendera di Pinogu. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/016-Irup-Pinogu-200x112.jpg)

![01 Haji Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir bersama petugas kesehatan. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/01-Haji-200x112.jpg)

