NUSANTARA1.ID – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo, Ramli Anwar dan Ana Supriyana Abdul Hamid (RAMAH) resmi menyerahkan dokumen pendaftaran untuk Pilwako Gorontalo 2024, pada Selasa (27/8) di Kantor KPU Kota Gorontalo.
Pasangan RAMAH melalui jalur sebagai perseorangan, menjadi yang pertama menyerahkan dokumen pendaftaran mereka. Dimana mereka telah memenuhi persyaratan dukungan sebanyak 14.805 suara yang tersebar di 9 kecamatan di Kota Gorontalo.
Selama proses tersebut, dokumen mereka berhasil melewati pemeriksaan administrasi dengan kelengkapan yang memenuhi syarat, baik secara manual maupun melalui sistem Silonkada.
Ketua Divisi Teknis KPU Kota Gorontalo, Muhammadun B. Laba, menyampaikan bahwa proses verifikasi administrasi akan dilanjutkan dengan tahap penelitian dari 29 Agustus hingga 2 September 2024.
“Kami akan memastikan bahwa semua dokumen sesuai dengan ketentuan. Jika ditemukan kekurangan, pasangan calon akan diberi kesempatan untuk memperbaikinya,” jelas Muhammadun.
Setelah proses penelitian, dokumen yang diperbaiki akan diperiksa kembali hingga batas akhir perbaikan pada 7 September 2024.
Sementara itu, Pasangan RAMAH juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Aloei Saboe Gorontalo dari 31 Agustus hingga 2 September 2024 sebagai bagian dari persyaratan. (**)
![10 Pasangan RAMAH saat mendaftar di KPU Kota Gorontalo. [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/08/10.jpg)
![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

