Gelar Aksi Damai di DPRD, Ini Tuntutan Mahasiswa UG

NUSANTARA1.ID – Gara-gara seorang pegawai Puskesmas Telaga dinilai lalai dalam menjalankan tugas, mahasiswa Universitas Gorontalo mendatangi DPRD. Puluhan mahasiswa UG menggelar aksi damai di halaman kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, Selasa (5/12).

Informasi yang berhasil dihimpun, mahasiswa mendesak DPRD untuk merekomendasikan agar Kepala Puskesmas (Kapus) Telaga dicopot dari jabatannya. Alasannya, yakni dinilai telah melakukan kelalaian hingga mengakibatkan pasien meninggal dunia.

“Kami mendesak DPRD untuk merekomendasikan agar Kepala Puskesmas Telaga dicopot, karena yang bersangkutan dinilai telah melakukan kelalaian atau kesengajaan hingga mengakibatkan pasien meninggal dunia,” kata salah seorang orator dalam orasinya.

Bacaan Lainnya

Mahasiswa tersebut menambahkan, kejadian meninggalnya pasien karena kelalaian petugas Puskesmas, bukan baru pertama terjadi. Menurut orator tersebut, saat menjabat sebagai Kepala Puskesmas Pulubala, hal yang sama juga terjadi.

“Sehingga dari itu kami meminta DPRD untuk seriusi persoalan ini. Hal ini untuk meminimalisir kejadian serupa menimpa masyarakat Kabupaten Gorontalo,” tegasnya.

Aksi mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Anggota DPRD kabupaten Gorontalo, Nasir Potale. Menurutnya, DPRD Kabupaten Gorontalo telah merespon dengan tindakan melakukan investigasi langsung ke Puskesmas Telaga.

“Komisi III sudah melakukan investigasi dengan mendatangi langsung Puskesmas Telaga. Hasil temuannya Komisi III menduga ada kelalaian dilakukan oleh Puskesmas Telaga,” tegas Nasir Potale.

Masih kata Nasir Potale, seluruh aspirasi mahasiswa akan disampaikan langsung ke Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T. Ase.

“Kita juga akan meminta Ketua DPRD untuk segera melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan menghadirkan Kapus Telaga, BKPSDM, Bagian Hukum, Kadis Kesehatan bersama keluarga korban dan mahasiswa,” terang Nasir Potale seraya menambahkan jika agenda RDP akan gelar pada Kamis (7/12/). (**)

Pos terkait