NUSANTARA1.ID – Pada pembahasan APBD Perubahan 2023, organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan bisa memaksimalkan penggunaan anggarannya.
Anggota komisi ll Safrudin Hanasi mengatakan, jika melihat pembahasan antara badan anggaran dan tim anggaran pemerintah daerah, untuk belanja daerah 2023 semula dianggarkan Rp. 1.373.867.291.129,00 pada perubahan ini menjadi Rp. 1.468.122.321.752,00 atau naik sebesar Rp 94.255.030.623,00.
Itu terselesaikan pada beberapa pos belanja, masing-masing, belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. Untuk komponen belanja ini, kenaikan terjadi pada 3 pos, yakni belanja operasional, belanja modal dan belanja transfer.
“Dimana jumlah kenaikan didominasi oleh belanja modal, yang pengalokasiannya ini untuk kegiatan pembangunan dan infrastruktur yang sangat dibutuhkan, baik jalan, jaringan dan irigasi, belanja modal gedung dan bangunan, serta peralatan dan mesin,” ungkap Safrudin.
Lanjut dikatakannya, dengan melihat perbandingan angka pendapatan daerah senilai Rp 1.454.889.976.389,00 dengan angka belanja daerah senilai Rp 1.467.122.321.752,00, maka dengan demikian APBD Perubahan 2023 terdapat selisih kurang anggaran sejumlah Rp 12.232.345.363,00.
“Dengan demikian jumlah pembiayaan netto sebesar Rp.12.232.345.363,00 sehingga, sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan menjadi Rp 0,00 dan dengan demikian APBD perubahan Kabupaten Gorontalo tahun anggaran 2023 berada pada posisi berimbang,” katanya. (*)



![003 Kejari Penyerahan kendaraan dinas secara simbolis oleh Kejari ke Bupati Bone Bolango, Ismet Mile [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/003-Kejari-200x112.jpg)
![010 Menara Peninjauan taman di kawasan menara limboto. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/010-Menara-200x112.jpg)
![009 Pelantikan Kepsek Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melantik Kepala Sekolah Se Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/009-Pelantikan-Kepsek-200x112.jpg)
![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)

