HBG Beri Santunan untuk Keluarga Korban Senapan Angin 

Pengurus HBG mengunjungi rumah korban meninggal dunia akibat senapan angin jenis PCP. (Foto: Ist)
Pengurus HBG mengunjungi rumah korban meninggal dunia akibat senapan angin jenis PCP. (Foto: Ist)

NUSANTARA1.ID – Pengurus Hulondalo Bedilers Gamanskep (HBG), mengunjungi rumah korban meninggal dunia akibat senapan angin jenis PCP, yang terjadi di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto beberapa hari yang lalu. Kunjungan tersebut tidak lain untuk menyerahkan santunan kepada pihak keluarga dan sebagai bentuk kepedulian.

Ketua HBG, Hajrin Ishak mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk memberikan santunan materi seadanya, kepada pihak keluarga korban yang meninggal dunia akibat penggunaan senapan angin. Hal tersebut pula tidak lain sebagai bentuk solidaritas pada sesama pengguna senapan angin, agar kedepannya bisa dijadikan contoh bahwa kepemilikan senapan angin tidak semata-mata hanya untuk sekedar hobi saja, akan tetapi harus ada regulasi dan aturan yang sudah ditetapkan.

“Oleh karena itu kami berharap, bagi masyarakat yang memiliki senapan angin, kiranya bisa bernaung dengan komunitas senapan angin yang sudah ada di Gorontalo, agar lebih memahami tentang aturan yang sudah ditetapkan,” kata Hajrin usai melakukan kunjungan pada Minggu (7/5) sekitar pukul 17.00 Wita.

Bacaan Lainnya

Sementara itu Penasehat HBG, Iptu Dr. I. Brandes,S.Pd.I,M.Si menambahkan, pihaknya berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat dan sebagai tali asih club HBG untuk keluarga korban, karena ini merupakan musibah atau pun kelalaian oleh pengguna sehobi yang menimbulkan korban jiwa. 

Musibah ini pula kiranya bisa dijadikan pengalaman berharga bagi rekan-rekan pemilik senapan PCP yang tidak berada di bawah naungan atau komunitas legal yang ada di Gorontalo, untuk bersama-sama mengasah atau latihan menembak di wadah yang telah disediakan, yakni di lapangan tembak HBG, yang terletak di Jalan Jawardi, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto.

“Kami dari pihak HBG mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga yang sudah menerima kedatangan kami. Insyaallah musibah ini bisa menjadi pelajaran dan diambil hikmahnya, agar kita lebih mawas diri. Kami pun turut berdukacita dan berharap agar keluarga yang ditinggalkan, bisa diberikan kekuatan serta ketabahan,” pungkasnya. (*)

Pos terkait