NUSANTARA1.ID – Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Polisi, Dr. Ade Permana, SIK, MH, meminta agar Jalan Raja Eyato disterilkan selama Pasar Senggol berlangsung. Artinya, selama Pasar Senggol, Jalan Raja Eyato tidak diperbolehkan membangun lapak dan lahan parkir.
“Jangan gunakan Jalan Raja Eyato sebagai lokasi Pasar Senggol. Ingat, beberapa ruas jalan di Kota Gorontalo masih dalam tahapan pekerjaan. Jalan Raja Eyato adalah jalan poros yang tidak boleh digunakan membangun lapak,” tegas Kombes Polisi, Dr. Ade Permana.
Pernyataan ini disampaikan Kombes Polisi, Dr. Ade Permana saat memimpin rapat terkait Pasar Senggol, di aula Wira Pratama Polresta Gorontalo Kota, Rabu (5/4). Hadir dalam rapat tersebut, dari pihak Pemerintah Kota Gorontalo dan dari pihak TNI.
Kombes Polisi, Dr. Ade Permana berharap kepada Dinas Perhubungan bisa mengundang para pengelola parkir. Pastikan di sepanjang Jalan Raja Eyato disterilkan dari area parkir. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, pada saat pelaksanaan Pasar Senggol, parkiran sangat sulit untuk diatur.
“Untuk lokasi yang telah disepakati jangan ditambah lagi, agar kita tidak menemukan kesulitan untuk mengantisipasi arus lalu lintas dan potensi kerawanan yang akan terjadi,” tegas Kombes Polisi, Dr. Ade Permana. (*)

![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)
![Sofyan Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Sofyan-Puhi-200x112.jpg)


![Narkoba Polisi amankan 11 orang di kampung Narkoba, Samarinda [foto:dok/bareskrim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Narkoba-200x112.jpeg)
![007 Penas Konsumsi Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Mokodongan saat memimpin rapat persiapan Penas KTNA XVII terkait dengan konsumsi [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Penas-Konsumsi-200x112.jpg)

