NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong kelestarian lingkungan di daerah. Olehnya, Bappeda menggelar konsultasi publik tentang strategi pelaksanaan GEF-SGP Indonesia Fase 7 di Taman Hutan Raya (Tahura) Gorontalo dan wilayah penyangga kawasan Hutan Nantu, Senin (6/3) di Aula Bapelitbangda Bappeda Kabupaten Gorontalo.
“Agar terus berbicara akan persoalan lingkungan, berikut problematika dunia dan daerah. Dari sini kita ingin ada ekologi dunia ada di Gorontalo,” kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.
Oleh karena itu, kata Nelson Pomalingo, saat ini daerah terus mendorong 3 ekologi dunia ada di Kabupaten Gorontalo. Ada Hutan Nantu, Tahura, yang menjadi tahura terbesar di Indonesia. Juga perlu terus didorong membuat taman kelapa disana.
“Sehingga ada tiga ekologi dunia nanti, Tahura dan taman kelapa dunia. Khusus untuk taman kelapa dunia, kita berencana akan menanam hampir seluruh gen kelapa seluruh dunia kita bawa disana. Sehingganya cita-cita ini bukan hanya sekedar legalitas formal, namun dirancang dengan benar dan berkelanjutan,” papa Nelson Pomalingo. (*)


![015 Genjot PAD Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/015-Genjot-PAD-1-200x112.jpg)
![027 MTQ Bonbol Penyerahan hadiah oleh Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa kepada salah seorang peserta MTQ [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/027-MTQ-Bonbol-200x112.jpg)

![Sofran Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sofran-Puhi-200x112.jpg)
![024 Tomohn Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk saat menandatangani PKS [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/024-Tomohn-200x112.jpg)

