nusantara1.id, GORONTALO – Kapal Cepat Express Pricilia 88 mati mesin di perairan Teluk Tomini. Kapal rute Gorontalo – Pagimana, Sulawesi Tengah (Sulteng) ini dikabarkan mati mesin pada titik koordinat 0°02’624″S-122°55’982″E RADIAL 193° arah Selatan dari Pelabuhan Gorontalo.
Informasi yang berhasil dihimpun, Senin (13/2) pukul 19.15 Wita, petugas komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo menerima info dari Nahkoda Kapal Cepat Express Pricilia 88, Kapten Rohi.
“Diinformasikan bahwa Kapal Cepat Express Pricilia 88 telah mengalami mati mesin dengan POB 85 orang di perairan Teluk Tomini. Mohon bantuan SAR,” demikian bunyi laporan yang masuk.
Kronologisnya yakni, pada Senin (13/2) sekira pukul 14.00 Wita, Kapal Cepat Express Pricilia 88 bertolak dari Pelabuhan Gorontalo menuju Pelabuhan Pagimana. Jumlah penumpang sebanyak 85 orang.
Mendapat laporan tersebut, pukul 19.40 Wita, Tim SAR Gorontalo menuju lokasi Kapal Express Pricilia 88 dengan menggunakan Rescue Boat 216 dengan membawa peralatan berupa life jacket dan peralatan medis lainnya, apabila ada penumpang yang membutuhkan penanganan medis.
Hingga berita ini disusun, petugas dari SAR Gorontalo masih berada di lokasi. (*)

![UMKM Festival UMKM dalam rangka PENAS Petani Nelayan. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/UMKM-200x112.jpg)

![Pedangan Pedagan asal Jakarta yang menjual kaos bertema Penas. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Pedangan-200x112.jpg)

![011 Tinjau Terminal Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat meninjau kesiapan Terminal Limboto. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/011-Tinjau-Terminal-200x112.jpg)
![005 Bapas Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat menerima audiensi Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Gorontalo, I Putu Sukohartawan, di Ruang Kerja Bupati, Kamis 11 Juni 2026. [foto:dok/(F.Indra/Diskominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Bapas-200x112.jpeg)

