Salurkan Bantuan TJSL, Bentuk Komitmen PLN Nusantara Power Terkait Pelestarian Lingkungan

Pemberian bantuan TJSL pada program pengelolaan sampah dari PLN Nusantara Power UP Gorontalo ke Tanggidaa Group. [foto:dok/pln]
Pemberian bantuan TJSL pada program pengelolaan sampah dari PLN Nusantara Power UP Gorontalo ke Tanggidaa Group. [foto:dok/pln]

NUSANTARA1.ID – Sebagai bentuk komitmen dan dukungan pelestarian lingkungan, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada TP3R Tanggida’a Group, kelompok pemerhati lingkungan dan pengendalian sampah di Kota Gorontalo.

Bantuan ini diberikan untuk mendukung pemenuhan sarana dan prasarana pengelolaan sampah terpadu guna meningkatkan kapasitas operasional kelompok dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Program ini bertujuan menciptakan sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Bacaan Lainnya

Melalui dukungan fasilitas fisik, peralatan operasional, dan penguatan tata kelola, TP3R Tanggida’a Group diharapkan mampu mengoptimalkan proses pengolahan sampah menjadi berbagai produk yang bernilai guna sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Assistant Manager Business Support PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo, Reynold Gobel, program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi bersama komunitas lokal.

“Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap TP3R Tanggida’a Group semakin berkembang sebagai motor penggerak ekonomi sirkular di Kota Gorontalo, sehingga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Melalui bantuan tersebut, TP3R Tanggida’a Group akan mengembangkan sistem pengolahan sampah plastik serta biokonversi sampah organik menggunakan Maggot Black Soldier Fly (BSF).

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan persentase pengurangan sampah sejak dari sumbernya, mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus menghasilkan komoditas bernilai ekonomi dari hasil pengolahan sampah.

Selain memperkuat kapasitas kelembagaan TP3R, program ini juga menjadi langkah nyata dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan dan mandiri secara ekonomi.

Melalui sinergi antara perusahaan dan komunitas, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo berharap pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kualitas lingkungan di Kota Gorontalo. (*)

Pos terkait