Nusantara1.id, GORONTALO – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Gamaria Monoarfa, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam melakukan pencegahan kasus difteri yang saat ini terdeteksi sudah ada dua kasus di Kabupaten Gorontalo.
Dirinya mengatakan, sebagai satu – satunya organisasi yang bisa mencakup hingga urusan keluarga dan rumah tangga, permasalahan penyakit difteri masuk dalam ranah PKK. Dirinya juga berharap peran perempuan sebagai ibu rumah tangga untuk berpartisipasi dalam pencegahan kasus difteri.
“Kita akan mengikuti langkah pemerintah provinsi, akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota khususnya di Kabupaten Gorontalo yang menjadi lokasi ditemukannya kasus ini,” kata Gamaria Monoarfa usai mengikuti Rakor Upaya Penanggulangan dan Kewaspadaan Dini Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi, Rabu (6/7/2022).
Dalam rapat yang turut dihadiri Konsultan Internasional WHO Indonesia, Officier Surveilans dan imunisasi WHO Indonesia, Tim direktorat imunisasi Kemenkes RI dan jajaran pemerintahan provinsi Gorontalo tersebut, Gamaria Monoarfa berharap kasus ini jangan sampai ada lagi dikemudian hari.
Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan setempat, peningkatan kasus difteri terjadi sebagai imbas dari penurunan jumlah capaian imunisasi anak dalam dua tahun terakhir. Diketahui cakupan imunisasi rutin anak di Provinsi Gorontalo tahun 2021 hanya mencapai 81,0 persen dari target 95 persen imunisasi lengkap. Selain difteri, di Kabupaten Gorontalo Utara juga ditemukan satu kasus campak.
“Bersama – sama dengan Dinas Kesehatan kita akan menyelesaikan Kejadian Luar Biasa (KLB) ini. Kita targetkan semoga 2023 kita sudah bebas. Intinya kita akan bergerak cepat untuk menangani penyakit ini,” tandasnya.(*)

![Mohamad Rizki Pateda Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bone Bolango, Mohamad Rizki Pateda. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Mohamad-Rizki-Pateda-200x112.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)

