NUSANTARA1.ID – Kepala Badan Keuangan Kota Gorontalo, Nuryanto mengungkapkan bahwa setiap bulan pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 3,5 miliar. Itu khusus untuk tunjangan honorer yang ada di Kota Gorontalo.
“Setiap bulan Pemkot Gorontalo menggelontorkan dana sebesar Rp 3,5 miliar untuk honorer. Kami berharap dengan perhatian pemerintah ini, para tenaga honorer dapat menunjukkan kinerja terbaik untuk kemajuan Kota Gorontalo,” kata Nuryanto.
Lalu dari mana sumber dana tersebut? Nuryanto membeberkan bahwa tunjangan honorer itu, diambil dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gorontalo.
“Saya rasa mungkin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa memahami bersama pembebanan belanja daerah, dengan tidak menambah lagi tenaga honorer pada 2024,” kata Nuryanto seraya meminta kepada OPD untuk kerjasamanya terkait penambahan honorer.
Akhir pembicaraan, Nuryanto mengungkapkan bahwa kepedulian Pemkot Gorontalo terhadap honorer, tak hanya sebatas mengalokasikan anggaran tunjangan. Namun, juga memberikan perhatian dalam pengalihan status dari tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Kontrak Kerja (PPPK) dan juga ASN sesuai dengan ketentuan Undang-undang ASN yang baru. (*)
![Nuryanto 1 Kepala Badan Keuangan Kota Gorontalo, Nuryanto. [Foto: Ist/Koleksi FB Nuryanto]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2023/11/Nuryanto-1.jpg)
![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)


![003 Progres PENAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Progres-PENAS-200x112.jpg)


