NUSANTARA1.ID – Jika tak ada aral melintang, akhir Aprilatau awal Mei 2023, Pasar Sentral sudah akan ditempati oleh pedagang. Sistem penempatan para pedagang akan dilakukan dengan cara diundi.
Penegasan ini disampaikan Walikota Gorontalo, Marten Taha usai meninjau progres pembangunan Pasar Sentral, Minggu (19/3). Peninjauan ini dilakukan oleh Marten Taha bersama Wakil Walikota, Ryan F. Kono, Sekda Kota Gorontalo, Ismail Majid dan utusan dari Kementerian PUPR.
“Kami sudah data dan kelompokan berdasarkan zona-zona community. Yakni, pedagang basah dengan pedagang kering,” kata Marten taha.
Dijelaskan, Pedagang basah meliputi pedagang ikan dan pedagang sayur. Sementara untuk pedagang Kering, diantaranya, Pedagang Pakaian, Warung Klontongan, Cafe, Rumah Makan dan toko lainya.
“Nantinya, untuk penempatan pedagang dilakukan secara undian. Tujuannya agar sama rata,” katanya.
Seperti diketahui bersama, jumlah pedagang yang akan menempati Pasar Sentral sebanyak 1.019. Ini diambil berdasarkan data, yang mana mereka telah menempati Pasar Sentral sebelum direnovasi. (*)

![008 O2SN O2SN jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Gorontalo resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah, Sugondo Makmur. [foto:humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/008-O2SN-200x112.jpg)
![007 Kelapa Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menanam kelapa [fot:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/007-Kelapa-200x112.jpg)
![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)



