nusantara1.id, GORONTALO – Saat ini, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Retribusi untuk 2023 mulai dibahas. Pembahasan ini dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, Selasa (10/1/2023) yang dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menurut Roni Sampi rapat tersebut membahas bagaimana target retribusi di masing – masing OPD dan untuk 2023 masih diperlukan adanya koreksi.
“Di tahun kemarin capaian target kita cuma 56 persen dari target yang kita tetapkan. Maka di tahun ini, kita bahas dan ternyata dari yang sudah kita patok ada koreksi misalnya Dinas Perdagangan Rp 3 miliar itu, mereka turunkan,” kata Roni Sampir.
Lanjut katanya, dalam pembahasan itu juga, Roni Sampir membahas Dinas Kesehatan untuk bisa meningkatkan pendapatan dengan memeriksa para pengusaha depot air.
“Tak sekedar retribusinya yang diperiksa, namun juga menjamin kualitas air, karena sekitar 200 lebih depot air yang saat ini beroperasi namun hanya 100 lebih yang diperiksa,” jelasnya.
Namun dari pertemuan ini, kata Roni Sampir, telah dilakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan PAD dan retribusi setiap OPD di 2023.
“Karena kita tahu bersama retribusi ini menjadi salah satu komponen anggaran di ABPD kita untuk membantu pembiayaan program di pemerintah daerah,” kuncinya. (*)


![Idah Syahidah1 Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie di Bandara Djalaludin Gorontalo saat tiba dari Jakarta. [foto:dok/tim idah]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Idah-Syahidah1-200x112.jpg)
![Dian Susilo Rahardjo Tjarbos Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bone Bolango, Dian Susilo Rahardjo Tjarbos. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Dian-Susilo-Rahardjo-Tjarbos-200x112.jpg)


![011 Sofyan Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberi sambutan pada acara TP PKK, Senin 24 Agustus 2026. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/011-Sofyan-Puhi-200x112.png)

