Tak Ada Anggaran Tambahan untuk Dukcapil, Ini Kata Yeyen S. Sidiki 

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen S. Sidiki. [foto:dok/nusantara1]
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen S. Sidiki. [foto:dok/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Anggota Komisi I, Yeyen S. Sidiki, menyayangkan tidak adanya anggaran tambahan dalam APBD Perubahan untuk Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Gorontalo. 

Yeyen S. Sidiki menilai keterbatasan dana ini sangat ironis, mengingat Dukcapil merupakan garda terdepan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap harinya.

Hal ini diungkapkan Yeyen S. Sidiki pada rapat bersama OPD membahas KUA PPAS APBD Perubahan 2026, Selasa 28 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

Olehnya, Yeyen S. Sidiki mendorong koordinasi cepat dengan pemerintah provinsi dan pusat guna mendongkrak sumber pendanaan alternatif.

“Kami ingin memastikan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat tetap menjadi prioritas. Karena itu, kebutuhan anggaran harus disusun berdasarkan data yang terukur agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan APBD,” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Bidang Dukcapil melaporkan bahwa  dalam APBD induk urusan Dukcapil mendapatkan anggaran Rp 731 juta, dengan realisasi anggaran Rp 446 juta. Untuk APBD Perubahan, bidang dukcapil tidak mendapatkan tambahan anggaran. (*)

Pos terkait