Ini Tanggapan Kontingen Papua Tengah Tentang Pelayanan Gorontalo pada PENAS

Peserta Papua Tengah tiba di Gorontalo. [foto:humasdeprov]
Peserta Papua Tengah tiba di Gorontalo. [foto:humasdeprov]

NUSANTARA1.ID – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Papua Tengah, Rakam Suntoro, menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan dan pendampingan yang diberikan Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada kontingen Papua Tengah selama mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026.

Menurut Rakam, sejak tiba di Gorontalo, kontingen Papua Tengah mendapatkan sambutan yang baik serta pendampingan intensif dari Liaison Officer (LO) yang ditugaskan oleh pemerintah daerah maupun KTNA.

“Pelayanannya luar biasa. LO dari pemerintah maupun KTNA cukup komunikatif dan sangat membantu kami selama berada di Gorontalo,” ujar Rakam saat diwawancarai, Jumat 19 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

Rakam menjelaskan, kontingen Papua Tengah yang mengikuti PENAS XVII berasal dari delapan kabupaten, yakni Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Mimika. Dari jumlah tersebut, peserta terbanyak berasal dari Kabupaten Mimika.

Ia menyebut, sebanyak 143 orang berangkat dari Mimika yang terdiri dari peserta utama, peserta pendamping, peserta peninjau, serta unsur pimpinan daerah. Di antaranya terdapat Bupati Mimika, Wakil Bupati Mimika, Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK, pejabat daerah, dan peserta utama yang akan mengikuti berbagai kegiatan dalam PENAS XVII.

Ketua KTNA Papua Tengah, Rakam Suntoro. [foto:juna/nusantara1]
Ketua KTNA Papua Tengah, Rakam Suntoro. [foto:juna/nusantara1]
Perjalanan menuju Gorontalo ditempuh menggunakan pesawat charter dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Makassar, kemudian melanjutkan penerbangan ke Bandara Djalaluddin Gorontalo.

Meski mengapresiasi pelayanan yang diterima, Rakam menilai masih terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait koordinasi antarpendamping di lapangan.

“Ada beberapa kendala komunikasi yang menyebabkan sejumlah data peserta terlambat tersampaikan ke panitia pusat. Namun secara umum pelayanan yang kami terima sangat baik,” katanya.

Selama berada di Gorontalo, peserta Papua Tengah menempati sejumlah lokasi penginapan yang berbeda, di antaranya kawasan Limboto dan beberapa hotel di Kota Gorontalo. Menurut Rakam, fasilitas penginapan yang disediakan cukup nyaman dengan pelayanan yang ramah dan memadai.

Selain itu, ia juga mengaku terkesan dengan kondisi cuaca di Gorontalo yang relatif bersahabat selama beberapa hari terakhir.

“Waktu kunjungan sebelumnya kami sempat diberi tahu kalau Gorontalo hanya punya dua musim, panas dan panas sekali. Tapi beberapa hari ini cuacanya cukup nyaman, bahkan malam hari terasa sejuk,” ujarnya.

Terkait kuliner, Rakam menilai makanan yang disajikan selama kegiatan cukup baik meskipun sebagian besar memiliki cita rasa pedas yang kuat.

“Kalau menurut saya, pilihannya antara pedas dan pedas sekali,” katanya sambil bercanda.

Ia berharap pelaksanaan PENAS XVII dapat berjalan lancar hingga selesai dan menjadi wadah bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk saling bertukar pengalaman, pengetahuan, serta memperkuat jejaring antardaerah. (*)

Pos terkait