Pedagang Kaos Asal Jakarta Ikut Ambil Bagian pada PENAS Petani Nelayan 

Pedagan asal Jakarta yang menjual kaos bertema Penas. [foto:juna/nusantara1]
Pedagan asal Jakarta yang menjual kaos bertema Penas. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Perhelatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII mulai membawa berkah bagi para pelaku usaha yang ikut meramaikan kawasan kegiatan. Salah satunya Indra Jaya, pedagang asal Jakarta yang datang ke Gorontalo dengan membawa sekitar 2.000 lembar kaos dan optimistis dagangannya akan diminati ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Indra mulai membuka lapaknya pada Jumat 19 Juni 2026, sehari sebelum pembukaan resmi PENAS XVII. Meski baru hari pertama berjualan, sejumlah peserta yang telah tiba di Gorontalo mulai mendatangi lapaknya untuk membeli kaos bertema Gorontalo dan PENAS sebagai buah tangan maupun kenang-kenangan.

“Alhamdulillah, sudah banyak peserta yang mulai membeli. Lumayan untuk mengganti ongkos perjalanan dari Jakarta ke Gorontalo dan kebutuhan makan selama di sini,” ujar Indra.

Bacaan Lainnya

Untuk mengikuti PENAS XVII, Indra mengaku telah melakukan persiapan sejak dua bulan lalu. Mulai dari mendesain produk, memproduksi kaos hingga menyiapkan stok dalam jumlah besar agar dapat memenuhi kebutuhan peserta selama kegiatan berlangsung.

Sebanyak 2.000 lembar kaos yang dibawanya terdiri dari berbagai model dan ukuran, mulai dari kaos anak-anak hingga dewasa. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp85 ribu hingga Rp150 ribu per potong. Ia juga memberikan potongan harga bagi pembeli yang membeli lebih dari satu kaos.

Menurut Indra, desain yang dihadirkan sengaja mengangkat nuansa Gorontalo karena peserta PENAS umumnya mencari souvenir khas daerah tuan rumah. Dengan begitu, kaos yang dibeli tidak hanya menjadi pakaian, tetapi juga kenang-kenangan dari pelaksanaan PENAS XVII.

“PENAS ini kan berpindah-pindah setiap provinsi. Jadi kami buat desain yang khas Gorontalo supaya bisa menjadi oleh-oleh bagi peserta,” katanya.

Indra mengaku bukan kali pertama mengikuti ajang PENAS. Sebelumnya, ia juga berjualan pada penyelenggaraan PENAS di Padang dan Malang. Pengalaman tersebut membuatnya yakin kegiatan serupa di Gorontalo akan memberikan peluang usaha yang menjanjikan.

Perjalanan menuju Gorontalo ditempuhnya bersama sejumlah pedagang lain sejak 14 Juni 2026. Mereka berangkat dari Jakarta, transit di Surabaya, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal laut hingga tiba di Gorontalo pada 17 Juni.

Dengan semakin banyaknya kontingen yang berdatangan menjelang pembukaan resmi, Indra berharap penjualan akan terus meningkat dan seluruh stok yang dibawanya dapat terserap selama pelaksanaan PENAS XVII berlangsung hingga 25 Juni mendatang. (*)

Pos terkait