Badan Gizi Nasional Ajak Awasi MBG, Minta Viralkan Jika Tak Layak Dikonsumsi  

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang [foto:dok/suara]
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang [foto:dok/suara]

NUSANTARA1.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak mamsyarakat untuk aktif mengawasi kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan jika ditemukan ada yang tak layak konsumsi, BGN minta untuk diviralkan.

Penegasan ini disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, yang mana menurutnya ini salah satu cara yang bisa dilakukan.

Nanik menyatakan masyarakat bisa mengawasi kualitas menu MBG dari Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah masing-masing.

Bacaan Lainnya

Menu yang tak layak bisa difoto atau divideokan, lalu diunggah ke media sosial alias medsos.

Namun, unggahan itu harus detail, termasuk menyebutkan lokasi sekolahnya, SPPG penyedia menu dan alamatnya, serta daerahnya.

“Hari itu juga kami tindaklanjuti,” ujar Nanik kepada pers di Semarang, Selasa 3 Maret 2026, seusai Rakor Pelaksanaan MBG di kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Nanik, BGN justru sangat terbantu jika masyarakat mengunggah foto atau video menu yang tidak layak konsumsi.

Pimpinan BGN yang membidangi investigasi itu menegaskan pihaknya akan menindak SPPG yang menyajikan menu tidak semestinya.

Nanik meminta foto atau video soal menu MBG yang tak layak itu harus terkini atau aktual. Dia mewanti-wanti masyarakat tidak mengunggah lagi foto atau video lawas lalu memviralkannya.

“Itu, kan, jadi kayak punya tujuan-tujuan lain,” ucapnya.

Menurut Nanik, BGN hanya memiliki 70 pengawas, sedangkan jumlah SPPG saat ini sudah mencapai 24 ribu, bahkan menuju angka 30 ribu. Jumlah SPPG dengan pengawas yang tersedia itu sangat timpang.

“Jadi, kami butuh sekarang masyarakat yang mengawasi,” imbuhnya.

Nanik mengatakan masyarakat tidak usah takut bakal dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektron (UU ITE) asalkan yang diunggah fakta.

“Yang penting bukan fitnah dan bukan hoaks,” kuncinya. (*)

Pos terkait