NUSANTARA1.ID – Sirkuit Sang Profesor yang terletak di Desa Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, kini dalam kondisi memprihatinkan. Fasilitas balap yang diresmikan pada 2022 itu tampak tak terawat dan bahkan dijadikan area ternak sapi oleh warga sekitar.
Pantauan di lapangan menunjukkan lintasan sirkuit dipenuhi kotoran hewan, sementara di area tribun terlihat pecahan botol berserakan. Terakhir kali sirkuit ini digunakan untuk menggelar ajang Sulawesi Cup Racing yang memperebutkan Piala Kapolda Gorontalo pada Juni 2024 lalu.
Jalaludin, penjaga area sirkuit, mengatakan bahwa pembersihan biasanya hanya dilakukan saat ada kegiatan berlangsung. Di luar itu, tidak ada perawatan rutin yang dilakukan.
“Kalau tidak ada acara ya memang begini keadaannya. Biasanya dibersihkan kalau ada event,” ujar Jalaludin saat ditemui pada Rabu (23/4).
Kondisi ini memunculkan keprihatinan dari berbagai pihak, mengingat sirkuit ini dibangun untuk mendukung kegiatan otomotif di daerah serta mengembangkan potensi olahraga balap motor di Gorontalo. (*)
![Sang Prov Sirkuit sang profesor. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/Sang-Prov.jpg)
![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)
![Sofyan Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Sofyan-Puhi-200x112.jpg)


![007 Penas Konsumsi Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Mokodongan saat memimpin rapat persiapan Penas KTNA XVII terkait dengan konsumsi [foto:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Penas-Konsumsi-200x112.jpg)


